FPD RKPD 2027 Ditutup, Bupati Tegaskan Komitmen Eksekusi Program dan Akuntabilitas Kinerja

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

STRESSING BUPATI-Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Drs. H. Ardian sampaikan stressing Bupati H Shalahuddin pada penutupan FPD 2027 di aula Bappedarida Muara Teweh, Jumat (13/2/2026) siang.

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menutup rangkaian Forum Perangkat Daerah (FPD) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dengan agenda stressing yang digelar di Aula Bappedarida, Muara Teweh, Jumat (13/2/2026).

Stressing Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik, Drs. H. Ardian, di hadapan para staf ahli bupati, asisten sekretaris daerah, kepala perangkat daerah, serta insan pers dan undangan yang hadir.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi seluruh peserta forum yang telah mencurahkan gagasan serta menyepakati berbagai usulan strategis dalam penyempurnaan RKPD Tahun 2027.

“Diskusi yang intensif dan komitmen yang telah ditunjukkan hari ini menjadi modal berharga untuk melangkah ke tahap berikutnya. Namun komitmen tersebut harus diwujudkan dalam aksi nyata dan terukur,” tegas Bupati melalui Drs. H. Ardian di Aula Bappedarida Muara Teweh, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga :  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Dirangkai Haul Wali Lima di Mushala Abu Yazid Al Busthami Berlangsung Khidmat

Bupati menekankan bahwa Tahun 2027 merupakan tahun eksekusi, khususnya dalam implementasi program “11.12 GASPOL”. Setiap perangkat daerah diminta memastikan pelaksanaan program berjalan tepat waktu dengan laporan kemajuan disampaikan setiap triwulan tanpa toleransi terhadap keterlambatan.

Selain itu, Bupati juga menegaskan pentingnya integrasi dan kolaborasi antarperangkat daerah. Infrastruktur yang dibangun harus mampu mendukung sektor pertanian dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pendidikan vokasi diharapkan selaras dengan kebutuhan industri dan UMKM, sementara Dinas Kesehatan diminta memperkuat koordinasi dengan Dinas Sosial dalam penanganan kesehatan masyarakat dan stunting.

Akuntabilitas pengelolaan anggaran juga menjadi perhatian utama. Setiap penggunaan anggaran harus memberikan dampak maksimal bagi masyarakat. Inspektorat diminta melakukan pengawasan sejak tahap perencanaan, dan program yang tidak memiliki outcome yang jelas tidak akan disetujui.

Baca Juga :  H Nurul Anwar Dukung Pelebaran Jalan Muara Teweh dan Tekankan Musyawarah

“Efisiensi dan efektivitas adalah harga mati. Tidak ada ruang bagi program tanpa hasil yang jelas dan terukur,” tegasnya.

Lebih lanjut, setiap perangkat daerah didorong menghadirkan minimal satu program inovasi bersifat terobosan (breakthrough) dalam RKPD 2027 dengan memanfaatkan teknologi serta melibatkan masyarakat secara kreatif. Perangkat daerah yang dinilai paling inovatif akan diberikan apresiasi khusus.

Pengawasan lapangan, lanjutnya, akan dilakukan secara berkala maupun mendadak guna memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana. Kepala OPD ditegaskan sebagai pemimpin yang bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan program di bidangnya masing-masing, termasuk keberhasilan implementasi “11.12 GASPOL”.

Melalui stressing tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya agar RKPD Tahun 2027 tidak hanya menjadi dokumen perencanaan semata, tetapi benar-benar menjadi pedoman kerja yang mampu menghadirkan perubahan nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.   (Atr)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru