Patih Herman Soroti Pelayanan Kesehatan hingga Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara dari Fraksi Demokrat, Patih Herman AB, menyoroti berbagai persoalan pelayanan kesehatan di RSUD Muara Teweh hingga perlindungan BPJS Ketenagakerjaan saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak rumah sakit, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di DPRD Barito Utara, Senin (25/5/2026).

RDP tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati bersama anggota dewan lainnya dan dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Barito Utara Bahrum Bordei In Girsang, Dinas Kesehatan, pihak RSUD Muara Teweh, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta unsur terkait lainnya.

Dalam penyampaiannya, politisi yang akrab disapa Atink itu menyoroti pentingnya kejelasan prosedur pelayanan bagi korban kecelakaan lalu lintas, khususnya terkait klaim BPJS dan Jasa Raharja.

Menurutnya, masyarakat masih banyak yang bingung mengenai mekanisme pelaporan kecelakaan hingga proses klaim biaya pengobatan di rumah sakit.

“Kalau bisa di rumah sakit disediakan informasi atau nomor yang bisa dihubungi terkait prosedur kecelakaan, baik dari pihak kepolisian, Jasa Raharja maupun BPJS, supaya masyarakat tidak kebingungan,” ujarnya.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Barut, Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Ia juga mengusulkan agar setiap pembayaran pajak kendaraan bermotor turut disertai penjelasan mengenai hak dan prosedur klaim Jasa Raharja agar masyarakat lebih memahami manfaat yang diterima saat mengalami kecelakaan.

Selain itu, Patih Herman turut menyoroti persoalan aktivasi BPJS Kesehatan yang dinilai masih menyulitkan masyarakat, khususnya saat proses kenaikan kelas layanan BPJS.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung keluhan masyarakat terkait minimnya tenaga medis di sejumlah wilayah terpencil yang berdampak pada pelayanan kesehatan masyarakat desa.

Menurutnya, ada kasus warga yang meninggal dunia karena keterlambatan penanganan medis akibat keterbatasan tenaga kesehatan di daerah.

Tak hanya itu, kondisi fasilitas di RSUD Muara Teweh juga menjadi perhatian serius. Patih Herman mengaku menerima banyak keluhan masyarakat terkait pendingin ruangan atau AC di ruang rawat inap yang dinilai tidak berfungsi maksimal sehingga membuat pasien dan keluarga merasa tidak nyaman.

Baca Juga :  Turnamen Futsal Piala Bupati 2026 Resmi Ditutup, Everedy Noor: Kebersamaan Harus Terus Dijaga

“Keluhan masyarakat kebanyakan soal panas di ruang rawat inap. Ini harus menjadi perhatian karena pasien tentu membutuhkan kenyamanan selama menjalani perawatan,” katanya.

Ia berharap pihak rumah sakit melakukan perawatan berkala terhadap fasilitas AC sentral agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Pada forum tersebut, Patih Herman juga menyoroti persoalan tunggakan iuran BPJS Ketenagakerjaan oleh perusahaan yang berdampak pada terhambatnya pencairan klaim ahli waris pekerja meninggal dunia.

Ia meminta adanya solusi dan pendampingan agar hak pekerja tetap dapat diproses meskipun perusahaan mengalami tunggakan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.

RDP DPRD Barito Utara tersebut digelar sebagai upaya mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan pelayanan kesehatan dan jaminan sosial yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.   (Atr)

Berita Terkait

RAPBD 2027 Bartim Tembus Rp869 Miliar, SDM Unggul Jadi Prioritas
Maulid Nabi di Rujab, Bupati Yamin Ingatkan ASN: Jadilah Abdi Negara yang Amanah
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Benangin Didakwa Lakukan Pembunuhan Berencana
Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader
Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa
Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan
Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:16 WIB

RAPBD 2027 Bartim Tembus Rp869 Miliar, SDM Unggul Jadi Prioritas

Jumat, 11 September 2026 - 13:43 WIB

Maulid Nabi di Rujab, Bupati Yamin Ingatkan ASN: Jadilah Abdi Negara yang Amanah

Kamis, 10 September 2026 - 08:35 WIB

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Benangin Didakwa Lakukan Pembunuhan Berencana

Rabu, 9 September 2026 - 15:31 WIB

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi

Rabu, 9 September 2026 - 15:18 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader

Berita Terbaru

oplus_0

BARITO TIMUR

RAPBD 2027 Bartim Tembus Rp869 Miliar, SDM Unggul Jadi Prioritas

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:16 WIB