Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, TAMIANG LAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar Salat Istisqa di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Selasa (8/9/2026), sebagai ikhtiar bersama memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.

 

Kemarau yang berlangsung lebih dari dua bulan telah berdampak pada berkurangnya ketersediaan air, munculnya kabut asap, hingga meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Barito Timur.

 

Salat Istisqa dipimpin Imam H. Ahmad Gazali, dengan Bilal Muhammad Misrani dan Khatib H. Khairani. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Barito Timur M. Yamin, Ketua DPRD Barito Timur Nursulistio, unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Yamin Dorong Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha melalui Program TJSLP

 

Pelaksanaan Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual pemerintah bersama masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau yang berkepanjangan. Selain berdoa, masyarakat juga diajak untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya karhutla.

 

Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Timur juga terus melakukan berbagai langkah penanganan untuk menghadapi dampak kemarau dan karhutla, termasuk melalui upaya modifikasi cuaca.

 

Hujan yang sempat mengguyur sejumlah wilayah sehari sebelumnya menjadi kabar baik di tengah kondisi kemarau. Namun, hujan tersebut diharapkan kembali turun dengan intensitas dan cakupan yang lebih merata agar dapat membantu mengatasi kekeringan serta menekan potensi karhutla.

Baca Juga :  Pemkab Bartim Beri Masukan Strategis untuk Penyusunan Jakstrada Air Minum Kalteng

 

Salat Istisqa sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Upaya menghadapi kemarau tidak hanya dilakukan melalui langkah teknis, tetapi juga dengan meningkatkan doa dan kepedulian seluruh masyarakat.

 

Pemerintah berharap hujan segera turun secara merata di wilayah Barito Timur sehingga titik-titik karhutla dapat lebih mudah ditangani, kualitas udara membaik, serta ketersediaan air bersih bagi masyarakat kembali normal.

 

Melalui kombinasi doa, kewaspadaan masyarakat, dan langkah penanganan yang dilakukan pemerintah bersama seluruh pihak, kondisi kemarau panjang di Barito Timur diharapkan segera berakhir dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Pemkab dan DPRD Bartim Teken Berita Acara Persetujuan Dua Raperda, Pariwisata dan Hak Disabilitas Jadi Perhatian
Disambut Tari Balian Dadas, Kakanwil Kemenag Kalteng Tanam Pohon Matoa di MAN Bartim
Pemkab Bartim Jawab Pandangan Enam Fraksi DPRD atas RAPBD 2027
Fraksi PKB DPRD Barito Timur Soroti Kemandirian Fiskal dan Efisiensi Belanja dalam RAPBD 2027
Kakanwil Kemenag Kalteng Kunjungi Bartim, Berikan Pembinaan kepada Jajaran Kemenag
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Pemkab dan DPRD Bartim Teken Berita Acara Persetujuan Dua Raperda, Pariwisata dan Hak Disabilitas Jadi Perhatian

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Disambut Tari Balian Dadas, Kakanwil Kemenag Kalteng Tanam Pohon Matoa di MAN Bartim

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Pemkab Bartim Jawab Pandangan Enam Fraksi DPRD atas RAPBD 2027

Berita Terbaru