Golkar Bartim Soroti Belanja Pegawai, Infrastruktur Jalan dan Air Bersih Jadi Perhatian

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

TEWENEWS, TAMIANG LAYANG – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Barito Timur menyoroti sejumlah aspek penting dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027, terutama terkait belanja infrastruktur, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), serta peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan.
Pandangan umum tersebut dibacakan langsung oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD Barito Timur, Trisna Andrilawitni, S.Pd., dalam rapat paripurna DPRD setempat, Senin (12/10/2026).

Dalam penyampaiannya, Fraksi Golkar mengapresiasi penjelasan pemerintah daerah mengenai rancangan nota keuangan dan Raperda APBD 2027. Fraksi ini juga mendukung tema pembangunan tahun 2027, yakni “Peningkatan pembangunan dan pemerataan sumber daya manusia yang unggul, gigih, berdaya saing, dan berkarakter”.

Golkar berpandangan bahwa APBD harus menjadi instrumen yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya melalui peningkatan pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

Berdasarkan rancangan yang disampaikan kepala daerah, pendapatan daerah Kabupaten Barito Timur pada 2027 ditargetkan sebesar Rp848,01 miliar. Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp869,21 miliar, dengan defisit anggaran ditutup melalui pembiayaan netto sebesar Rp21,20 miliar.

Soroti Belanja Infrastruktur dan Pegawai

Salah satu perhatian Fraksi Golkar adalah belum terpenuhinya alokasi belanja infrastruktur pelayanan publik sebesar 40 persen. Dalam pandangan umumnya, kondisi tersebut berkaitan dengan besarnya belanja pegawai yang masih berada di atas 30 persen.

Baca Juga :  Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi

Fraksi Golkar berharap pemerintah daerah secara bertahap memperbesar porsi belanja barang dan jasa serta belanja modal, terutama untuk pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, serta penyediaan air bersih.

Menurut pandangan fraksi, pembangunan infrastruktur tersebut perlu mendapat perhatian karena manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Di sisi pendapatan, Golkar mendukung target yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Namun, pemerintah juga didorong untuk terus menggali potensi Pendapatan Asli Daerah secara kreatif dan bertanggung jawab, sekaligus mengoptimalkan penerimaan dana transfer dari pemerintah pusat.

Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Barito Timur.

Pendidikan, Kesehatan, dan Program Prioritas

Dalam sektor pendidikan dan kesehatan, Fraksi Golkar mengapresiasi pemenuhan anggaran pendidikan sebesar 20 persen serta alokasi anggaran kesehatan melalui Dinas Kesehatan dan RSUD.

Golkar berharap dukungan anggaran tersebut benar-benar menjamin ketersediaan obat-obatan dan tenaga kesehatan di puskesmas, membantu pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta mempercepat penurunan angka stunting.

Fraksi ini juga memberikan perhatian terhadap pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) dan pengawasan internal pemerintah. Alokasi anggaran untuk kedua aspek tersebut diharapkan dapat mendukung profesionalisme aparatur dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Baca Juga :  Puskesmas Tamiang Layang Jemput Bola, Sasar 13 Ribu Warga Lewat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Selain itu, Golkar menyatakan dukungan terhadap 20 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur. Pelaksanaannya diharapkan berjalan sesuai target, dengan perhatian khusus pada penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi kerakyatan.

Terima Raperda untuk Pembahasan Lanjutan

Terkait pembiayaan daerah, Fraksi Golkar mendukung langkah pemerintah menutup defisit melalui pembiayaan netto sebesar Rp21,20 miliar. Meski demikian, pengelolaannya diharapkan dilakukan secara hati-hati agar stabilitas keuangan daerah tetap terjaga pada tahun-tahun mendatang.

Berdasarkan berbagai catatan dan masukan tersebut, Fraksi Golkar menyatakan dapat menerima Raperda APBD Kabupaten Barito Timur Tahun Anggaran 2027 untuk dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah sesuai mekanisme yang berlaku.

Fraksi Golkar juga berharap pembahasan RAPBD 2027 berlangsung dengan baik, terbuka, dan selesai tepat waktu.

Melalui kerja sama antara DPRD dan pemerintah daerah, rancangan anggaran tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Kabupaten Barito Timur. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Enam Fraksi DPRD Bartim Setujui Raperda APBD 2027, Sampaikan Catatan dan Masukan
Bupati Bartim Apresiasi Adaro dan Mitra, 70 Warga Jadi Target Operasi Katarak Gratis
Pemkab Bartim Beri Masukan Strategis untuk Penyusunan Jakstrada Air Minum Kalteng
Komisi I DPRD Kalteng Sambangi Bartim, PAD dan Bendungan Karau Jadi Sorotan
Bupati Yamin Minta Masyarakat Aktif Kawal Penyusunan RDTR
Baru 12 Dokumen Masuk, 135 Bukti Dukung MCSP-RBS Bartim Masih Menanti
Disdukcapil Bartim Aktivasi IKD, Seluruh Bhabinkamtibmas Didaftarkan Jadi Agen Perlinsos
ISPA di Bartim Tembus 2.411 Kasus, Warga Diminta Tak Abaikan Gangguan Pernapasan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Golkar Bartim Soroti Belanja Pegawai, Infrastruktur Jalan dan Air Bersih Jadi Perhatian

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Enam Fraksi DPRD Bartim Setujui Raperda APBD 2027, Sampaikan Catatan dan Masukan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Bupati Bartim Apresiasi Adaro dan Mitra, 70 Warga Jadi Target Operasi Katarak Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Pemkab Bartim Beri Masukan Strategis untuk Penyusunan Jakstrada Air Minum Kalteng

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Komisi I DPRD Kalteng Sambangi Bartim, PAD dan Bendungan Karau Jadi Sorotan

Berita Terbaru