Fraksi Gerindra Soroti PAD hingga Penanganan Karhutla Raperda APBD 2027

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

TEWENEWS, TAMIANG LAYANG – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, menerima penjelasan kepala daerah terkait Rancangan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 untuk dibahas lebih lanjut pada tahapan berikutnya.

Pandangan umum tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi Gerindra, I Putu Widid Septiawan, S.T., dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Barito Timur, Senin (12/10/2026).

Dalam penyampaiannya, Fraksi Gerindra tidak hanya mencermati postur anggaran yang direncanakan pemerintah daerah, tetapi juga memberikan sejumlah catatan strategis, mulai dari optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), percepatan pengisian jabatan yang masih dijabat pelaksana tugas (Plt), hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

Berdasarkan rancangan yang disampaikan, total APBD Kabupaten Barito Timur Tahun Anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp869.218.808.466,07.

Sementara itu, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp848.018.349.723,00 yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Adapun belanja daerah direncanakan sebesar Rp869.218.808.466,07, meliputi belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer.

Baca Juga :  Pemkab Bartim Jawab Pandangan Fraksi, Kemandirian Fiskal hingga Karhutla Jadi Sorotan

Dengan komposisi tersebut, rancangan APBD 2027 mencatat defisit sebesar Rp21.200.458.743,07 yang direncanakan ditutup melalui pembiayaan netto sebesar Rp21.200.458.743,08.

Salah satu poin yang menjadi perhatian Fraksi Gerindra adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah. Pemerintah Kabupaten Barito Timur didorong untuk memaksimalkan potensi dan sumber daya daerah guna meningkatkan penerimaan PAD.

Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah, sehingga pemerintah memiliki ruang yang lebih memadai dalam membiayai program pembangunan dan pelayanan publik.

Optimalisasi PAD juga menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam penyusunan kebijakan anggaran, terutama agar pendapatan daerah dapat dikelola secara efektif dan mendukung keberlanjutan pembangunan.

Selain persoalan pendapatan, Fraksi Gerindra turut menyoroti percepatan pengisian jabatan yang hingga kini masih diisi oleh pejabat berstatus Plt.

Menurut catatan fraksi, pengisian jabatan secara definitif perlu mendapat perhatian pemerintah daerah agar pelaksanaan tugas pemerintahan, koordinasi organisasi, serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Baca Juga :  Maulid Nabi di Rujab, Bupati Yamin Ingatkan ASN: Jadilah Abdi Negara yang Amanah

Di sektor lingkungan dan pelayanan dasar, Fraksi Gerindra meminta Pemerintah Kabupaten Barito Timur memberikan perhatian serius terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Persoalan karhutla dinilai membutuhkan langkah penanganan yang serius dan terkoordinasi, terutama untuk mengantisipasi dampak kebakaran terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas warga.

Selain itu, Fraksi Gerindra menyoroti kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang masih mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih.

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang berkaitan langsung dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan perhatian melalui langkah penanganan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Berbagai catatan tersebut menjadi bagian dari masukan Fraksi Gerindra dalam pembahasan Raperda APBD Kabupaten Barito Timur Tahun Anggaran 2027.

Dengan diterimanya penjelasan kepala daerah untuk dibahas pada tahap selanjutnya, Fraksi Gerindra berharap proses pembahasan anggaran dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat, penguatan pendapatan daerah, efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, serta penanganan persoalan mendasar di Kabupaten Barito Timur. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Kakanwil Kemenag Kalteng Kunjungi Bartim, Berikan Pembinaan kepada Jajaran Kemenag
Fraksi Perindo Soroti Ketergantungan Dana Pusat, Dorong Bartim Perkuat Kemandirian Ekonomi
PSRD Soroti RAPBD Bartim 2027, Ketergantungan Transfer dan Optimalisasi PAD Disinggung
Golkar Bartim Soroti Belanja Pegawai, Infrastruktur Jalan dan Air Bersih Jadi Perhatian
Enam Fraksi DPRD Bartim Setujui Raperda APBD 2027, Sampaikan Catatan dan Masukan
Bupati Bartim Apresiasi Adaro dan Mitra, 70 Warga Jadi Target Operasi Katarak Gratis
Pemkab Bartim Beri Masukan Strategis untuk Penyusunan Jakstrada Air Minum Kalteng
Komisi I DPRD Kalteng Sambangi Bartim, PAD dan Bendungan Karau Jadi Sorotan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Kakanwil Kemenag Kalteng Kunjungi Bartim, Berikan Pembinaan kepada Jajaran Kemenag

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Fraksi Perindo Soroti Ketergantungan Dana Pusat, Dorong Bartim Perkuat Kemandirian Ekonomi

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Fraksi Gerindra Soroti PAD hingga Penanganan Karhutla Raperda APBD 2027

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:46 WIB

PSRD Soroti RAPBD Bartim 2027, Ketergantungan Transfer dan Optimalisasi PAD Disinggung

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Golkar Bartim Soroti Belanja Pegawai, Infrastruktur Jalan dan Air Bersih Jadi Perhatian

Berita Terbaru