Dinas PUPR Bartim Perbaiki Jembatan di Desa Bangkirayen

- Jurnalis

Selasa, 3 September 2024 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, BARITO TIMUR – Dinas PUPR pastikan perbaikan jembatan kayu di Desa Bangkirayen Kecamatan Awang Kabupaten Barito Timur (Bartim) yang terdapat bagian lantai rusak dan berlubang selesai dikerjakan dalam kurun waktu kurang lebih seminggu.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala bidang Bina Marga PUPR Bartim, Hewuyanto saat diwawancarai awak media terkait keluhan warga desa Bangkirayen.

“Kami sudah terima keluhan warga terkait jembatan rusak di desa Bangkirayen, dan kami sudah siapkan matrial dari kayu ulin untuk memperbaiki lubang di jembatan itu,” ucap Hewu di ruang kerjanya, Selasa (03/09/2024).

Tidak hanya itu, Hewu menjelaskan bahwa setelah memperbaiki jembatan di desa Bangkirayen, PUPR melalui bidang Bina Marga akan memperbaiki jembatan di desa Dorong, Didi, dan Hayaping.

Baca Juga :  Bupati Ajak Pejabat Pemkab Barito Utara  Hadiri Penyambutan dan Pemakaman Jenazah Alm H Nadalsyah Koyem Secara Kedinasan

“Kita targetkan dalam minggu ini jembatan di desa Bangkirayen selesai, bukan hanya itu saja, tapi kita akan tindaklanjuti perbaikan jembatan di desa Dorong, Didi dan Hayaping,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga, Hewu meminta pengguna jalan lebih berhati-hati melintas dan bisa melaporkan segera ke PUPR bila ada jalan atau jembatan yang rusak agar bisa ditindaklanjuti perbaikannya.

Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Bangkirayen Yutik mengatakan, jembatan tersebut saat ini tidak memungkinkan untuk dilewati kendaraan berat seperti truk, apalagi yang bermuatan berat.

“Tadi sore sudah kami susun dari patahan lantai untuk menutup sebagian lubang agar mobil kecil roda 4 bisa lewat, kalau truk rasanya tidak bisa,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Minggu, (25/08/2024).

Yutik menuturkan, sebenarnya perbaikan jembatan tersebut yang merupakan satu-satunya akses warga menuju Kota Tamiang Layang telah diusulkan setiap tahun sejak 2020.

Baca Juga :  Sungai Barito Surut, Bupati Nikmati Suasana Sore di Pantai Pasar Pendopo Muara Teweh

“Sudah diusulkan ke APBD II dari tahun 2020 tapi belum ada realisasinya. Kami hanya berharap agar jembatan tersebut cepat diperbaiki, kasihan pengguna jalan harus hati-hati kalau lewat jangan sampai terjatuh,” ungkapnya.

Melihat kondisi kerusakan jembatan yang semakin parah dan demi mencegah adanya korban, Pemerintah Desa Bangkirayen berencana melaporkan langsung kondisi jembatan itu ke dinas terkait agar segera ditangani.

“Saya khawatir kalau tidak cepat diperbaiki siapa tahu pengguna jalan yang pakai roda 2 apalagi roda 4 kalau agak laju bisa jatuh ke lubang jembatan. Karena itu kami dari Pemerintah Desa Bangkirayen ada rencana besok akan konsultasi ke kantor PUPR,” pungkasnya. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Dorong Percepatan Penurunan Kemiskinan, Anggota DPRD Hasrat Dukung Evaluasi BPKP
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru