Program JKN Jadi Harapan Pasien Jalani Pengobatan, Seperti yang Diceritakan Security Ini

- Jurnalis

Kamis, 17 Oktober 2024 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PETUGAS SECURITY-Nita (35), seorang petugas keamanan atau security yang mengemban amanah sebagai pemberi layanan bagi pasien yang berobat di ruang ICU RSUD Muara Teweh.

TEWENEWS, Muara Teweh – Menjalani pekerjaan merupakan bagian dari kewajiban dan sebagai sumber penghasilan. Lebih dari itu, ternyata dapat menambah pengalaman hidup berkesan yang tidak semua orang dapat memiliki kesempatan.

Hal inilah yang dirasakan oleh Nita (35), seorang petugas keamanan atau security yang mengemban amanah sebagai pemberi layanan bagi pasien yang berobat di ruang ICU RSUD Muara Teweh.

“Selama dua tahun saya bekerja sebagai petugas keamanan atau security di ruang ICU RSUD Muara Teweh, saya telah menyaksikan banyak momen berharga dan mengharukan. Sebagai seorang security, saya menyadari betapa pentingnya peran dalam menjaga ketertiban dan keamanan, terutama di area yang sensitif seperti ICU,” ucapnya, Jumat pekan kemarin.

Baca Juga :  Jiham Nur Apresiasi Pembukaan TMMD ke-130, Dorong Percepatan Pembangunan di Barito Utara

Menurut dia, salah satu hal yang sangat mengesankan adalah adanya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan yang menjadi harapan untuk membantu pasien menjalani pengobatan.

“Saya melihat banyak pasien yang awalnya merasa cemas dan khawatir tentang biaya pengobatan, tetapi berkat program JKN, mereka mendapatkan akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan. Banyak keluarga yang merasa terbantu dan lega karena tidak perlu memikirkan biaya yang memberatkan,” tambahnya.

Melihat senyuman di wajah pasien dan keluarganya ketika mereka mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan, membuat Nita bangga bisa menjadi bagian dari pemberi layanan disana.

Baca Juga :  Ketua Komisi I DPRD Barut Dukung Penguatan Kompetensi Guru melalui Digitalisasi Pembelajaran

“Program JKN sangat membantu, tidak hanya dalam memberikan akses, tetapi juga menjadi harapan bagi banyak orang agar bisa lebih fokus dalam pengobatan,” kata dia lagi.

Tantangan untuk menjaga keamanan sekaligus memberikan pemahaman bagi pasien maupun anggota keluarga disatu sisi memang tidak mudah. Disisi lain juga memberikan banyak pelajaran tentang kepedulian bagi sesama.

“Pengalaman saya di ICU dan di RSUD Muara Teweh mengajarkan saya arti dari pelayanan dan kepedulian. Saya terus berupaya untuk menjalankan tugas saya dengan penuh tanggung jawab, demi keamanan dan kenyamanan pasien serta keluarga selama mengakses layanan disini,” pungkasnya.

(AP/Tim)

Berita Terkait

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Dorong Percepatan Penurunan Kemiskinan, Anggota DPRD Hasrat Dukung Evaluasi BPKP
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru