Antisipasi Kelangkaan dan Tekan Harga, Pemkab Barito Timur Gelar Operasi Pasar Gas Elpiji

- Jurnalis

Rabu, 19 Februari 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Tamiang Layang – Antisipasi kelangkaan dan kenaikan harga gas elpiji, Pemerintah kabupaten Barito Timur menggelar operasi pasar gas elpiji subsidi 3 kg dan gas non subsidi 5 kg serta 12 kg, di halaman Kantor Kecamatan Dusun Timur prabu 19 Februari 2025.

Pada operasi pasar tersebut nampak antusias warga karena sebelumnya gas elpiji 3 kg khususnya sempat dalam keadaan walaupun ada harganya cukup tinggi hingga mencapai 35.000 bahkan hingga 40.000 rupiah.

Melalui Asisten I Setda Bartim, Ari Panan P Lelu kepada awak media saat diwawancarai terkait kelangkaan gas elpiji mengatakan, pihaknya membuka kegiatan penyaluran gas elpiji di Kecamatan Dusun Timur, setelah melakukan operasi pasar dan pembahasan data penerima gas bersubsidi saat kegiatan Musrenbang.

“Ada beberapa warga yang kita libatkan khususnya untuk yang penerima subsidi gas 3 kilogram. Jadi untuk gas 3 kilogram sudah kita mintakan data di masing-masing desa melewati Musrenbang kemarin,” ucap Ari Panan, Tamiang Layang, Rabu (19/02/2025).

Baca Juga :  Fraksi PDI-P Soroti Ketergantungan Terhadap Dana Transfer Pusat dalam RAPBD Barito Utara 2027

Ari Panan juga menjelaskan bahwa untuk gas non subsidi dengan berat 5-12 kilogram, warga masyarakat bebas membeli dan dianjurkan untuk Pegawai Negeri Sipil atau masyarakat dengan kategori mampu.

“Dengan adanya kegiatan ini, saya melihat antusias warga. Dan ini akan terus berlanjut, kemungkinan esok kita laksanakan di kecamatan Dusun Tengah,” ungkapnya.

Ini sebagai bahan kita saja, lanjut Ari Panan menjelaskan. Nanti Minggu depan kita melaksanakan rapat dengan melibatkan agen dan pangkalan.

“Kedepannya kita harapkan ini semua bisa kita tertibkan dan harga sesuai juga barangnya tersedia di kabupaten Barito Timur, harapnya.

Baca Juga :  Legislator Nasdem Apresiasi Disdagrin Perkuat Sinergi Majukan Produk IKM Barito Utara

Menurut Ari Panan, kelangkaan gas elpiji harus dilakukan pengawasan agar kesinambungan penerima gas bersubsidi tepat sasaran.

“Kelangkaan gas selama ini mungkin bisa diantisipasi. Dengan kegiatan ini kita melihat situasi dan kondisi seperti apa, hingga suatu saat nanti kita bersama memutuskan kesimpulan untuk penyelesaiannya,” pungkasnya.

Adapun harga gas elpiji yang disalurkan dalam kegiatan tersebut sebagai berikut:
Berat 12 kg Rp.739.000,- beli tabung dan isi kalo beli isi Rp.200.000,-
tersedia 50 tabung.

Untuk berat 5,5 kg Rp.400.000,- isi dan tabung, kalo beli isi Rp.98.000,-
tersedia 150 tabung.

Sedangkan dengan berat 3 kg Rp.19.500,- isi ulang. 560 sudah terdata penerima.(Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru