Kadisnakertranskop UKM Buka Pelatihan Excavator, Dorong SDM Berkualitas dan Kurangi Pengangguran di Barito Utara

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnakertranskop-UKM) secara resmi membuka Pelatihan Excavator Tahun 2025, yang dilaksanakan oleh UPT Balai Latihan Kerja (BLK), Selasa (26/8/2025), bertempat di Aula Disnakertranskop-UKM dan UPT. BLK Barito Utara.

Kepala Disnakertranskop-UKM Barito Utara M Mastur, SE, M.M, menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari program strategis pemerintah daerah untuk mempercepat peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Pelatihan ini merupakan upaya nyata dalam membekali generasi muda dengan keterampilan teknis yang relevan, khususnya di bidang alat berat. Harapannya, peserta bisa menciptakan peluang usaha sendiri atau terserap ke dunia industri, baik di dalam maupun di luar Kabupaten Barito Utara,”* ungkap M Mastur saat membuka pelatihan.

Baca Juga :  Tim Gabungan Lakukan Pencarian Dua Pria Diduga Tenggelam di Sungai Barito Muara Teweh

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM, termasuk pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi, menjadi kunci utama dalam mengurangi pengangguran, menekan inflasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum.

“Kami ingin setiap kegiatan pelatihan ini memberikan dampak nyata. Maka saya pesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan serius, aktif berdiskusi dengan instruktur, dan tidak menyia-nyiakan kesempatan ini,” tambahnya.

Dalam Tahun Anggaran 2025 ini, lanjut Mastur, Disnakertranskop-UKM Barito Utara telah mengagendakan berbagai program peningkatan SDM, termasuk pelatihan alat berat, pelatihan kewirausahaan, koperasi, hingga pelatihan di daerah eks-transmigrasi dan wilayah sekitar hutan.

Baca Juga :  Rakor di Gedung KPK, Bupati Shalahuddin  Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Pemerintahan

Pelatihan Excavator ini diikuti oleh 16 peserta, dan dijadwalkan berlangsung selama 15 hari, dari tanggal 26 Agustus hingga 9 September 2025. Kegiatan ini didanai dari anggaran daerah berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2025.

Sebagai penutup, M Mastur secara resmi membuka pelatihan dan berharap kegiatan ini menjadi langkah awal menuju terciptanya tenaga kerja yang siap pakai dan mandiri di Barito Utara.

“Dengan memohon ridho Allah SWT, saya nyatakan Pelatihan Excavator Tahun 2025 secara resmi dibuka,” pungkasnya.(AP)

Berita Terkait

Polres Barito Timur Gelar Konferensi Pers Dua Kasus Kriminal, Pelaku Curanmor dan Pencurian Sawit
Polres Barito Utara Ungkap 21 Kasus Kejahatan Jalanan Sepanjang Januari-Mei  2026
Ketua Komisi I DPRD Hj.Nety Herawati Soroti Pelayanan RSUD Muara Teweh
Jadi Pondasi Utama Rumuskan Kebijakan Teknis, Kepala Disdagrin Barut Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Mantan Direktur RSUD Muara Teweh Ungkap Deposito Rp23 Miliar di BSI, Bunga Tidak Diambil, Dokter Saraf Kosong Karena Gaji Dibawah Rp30 Juta
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Pelayanan RPH Muara Teweh, Gratiskan Penyembelihan Hewan Kurban untuk Masjid dan Instansi
Polemik Dugaan Proyek Fiktif di  Pangkan, Begini Penjelasan Para Pihak
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:50 WIB

Polres Barito Timur Gelar Konferensi Pers Dua Kasus Kriminal, Pelaku Curanmor dan Pencurian Sawit

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Polres Barito Utara Ungkap 21 Kasus Kejahatan Jalanan Sepanjang Januari-Mei  2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:09 WIB

Ketua Komisi I DPRD Hj.Nety Herawati Soroti Pelayanan RSUD Muara Teweh

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:37 WIB

Jadi Pondasi Utama Rumuskan Kebijakan Teknis, Kepala Disdagrin Barut Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:37 WIB

Mantan Direktur RSUD Muara Teweh Ungkap Deposito Rp23 Miliar di BSI, Bunga Tidak Diambil, Dokter Saraf Kosong Karena Gaji Dibawah Rp30 Juta

Berita Terbaru