Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Tinjau Budidaya Cabai Dan Terong Poktan Ampari

- Jurnalis

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Tamiang Layang – Begini langkah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperhatikan para petani muda yang telah melakukan budidaya tanaman cabai dan terong.

Disela-sela kesibukanya melaksanakan kegiatan di SMKN 1 Raren Batuah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur Lurikto, SP,MM dan jajarannya meninjau langsung pengembangan budidaya cabai dan terong milik Kelompok Pemuda Tani di Desa Ampari Kecamatan Awang.

Dari keterangan rilis Diskominfo Bartim yang diterima media ini menjelaskan bahwa usia giat di Kecamatan Raren Batuah kami langsung meninjau tanaman cabai dan terong milik kelompok tani di Desa Ampari.

Baca Juga :  Perkuat Persatuan, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

“Komoditi ini adalah salah satu komoditi yang dapat diharapkan bisa mengendalikan laju inflasi di Kabupaten Barito Timur,” jelas Lurikto kepada kontributor MMC Bartim, Selasa (14/05/2024) petang.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur ini pun menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Barito Timur yang memiliki lahan perkarangan kosong, untuk segera memanfaatkanya dengan cara membudidayakan tanaman berupa sayur mayur dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Hasil Pemantauan DLH, PM10 dan PM2,5 Lampaui Baku Mutu, H Taufik Nugraha Minta Warga Waspada

Lurikto menjelaskan salah tanaman yang bisa dibudidayakan dipekarangan adalah cabai. Menurut Lurikto, menanam pohon cabai di pekarangan rumah menjadi salah satu diantara langkah-langkah yang dianjurkan pemerintah selama ini untuk mencegah kenaikan inflasi.

Menurut Lurikto bahwa langkah ini akan membatasi harga cabai-satu jenis bahan makanan tradisional yang tidak bisa kurang dalam daftar makanan rakyat Indonesia. (Ahnad Fahrizali)

Berita Terkait

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Dorong Percepatan Penurunan Kemiskinan, Anggota DPRD Hasrat Dukung Evaluasi BPKP
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru