Buka Pelatihan Aksi Cegah Stunting, Staf Ahli Bupati: Tenaga Kesehatan Harus Jadi Agen Perubahan

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMBUKAAN PELATIHAN AKSI CEGAH STUNTING-Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Hukum, Drs H Ardian membuka kegiatan pelatihan aksi cegah stunting di aula Gedung Balai Antan Muara Teweh, Selasa (14/10/2025)

TEWENEWS, Muara Teweh – Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Drs. Muhlis melalui staf ahli bidang hukum dan politik, Drs H Ardian membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Aksi Cegah Stunting di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Peran Tenaga Kesehatan dalam Percepatan Penurunan Stunting melalui Sistem Rujukan Berjenjang dan Tatalaksana Gizi Buruk”, dan dihadiri oleh Ketua TP-PKK Barito Utara, Kepala Dinas Kesehatan, Tim Percepatan Penurunan Stunting, serta tenaga kesehatan dari berbagai Puskesmas.

Baca Juga :  Tim Gabungan Tangani Karhutla di Tiga Lokasi di Barito Utara

Dalam sambutan tertulis Sekda Muhlis yang disampaikan Staf Ahli Bupati H Ardian menekankan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam percepatan penurunan stunting.

“Masalah stunting merupakan persoalan serius yang berdampak pada pertumbuhan fisik, kemampuan intelektual, serta potensi anak. Melalui deteksi dini dan intervensi yang tepat, kasus stunting dapat kita cegah bersama,” ujarnya.

Ardian juga menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas menjadi kunci utama dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045.

“Pembangunan SDM di bidang kesehatan akan meningkatkan kualitas dan daya saing manusia yang sehat, cerdas, adaptif, inovatif, terampil, dan berkarakter,” tambahnya.

Baca Juga :  Kadisdik Iman Topik: Kepala Sekolah Harus Jadi Penggerak Perubahan

Ia berharap pelatihan tersebut tidak hanya menjadi ajang belajar, tetapi juga momentum memperkuat koordinasi lintas sektor dan komitmen bersama dalam pencegahan stunting.

“Saya berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, mengedukasi masyarakat serta mengawal intervensi, terutama pada seribu hari pertama kehidupan anak,” pesan Sekda melalui Staf Ahli Bupati H Ardian.

Mengakhiri sambutannya, Muhlis melalui Staf Ahli Bupati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Barito Utara atas terlaksananya kegiatan tersebut.

“Semoga pelatihan ini menghasilkan rumusan dan langkah nyata dalam mewujudkan Barito Utara bebas stunting,” tutupnya sebelum membuka pelatihan secara resmi.(AP)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru