Anggota DPRD Bartim Turut Berdukacita Kepada Korban Aksi Unjuk Rasa di Jakarta

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, BARITO TIMUR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Barito Timur (Bartim) provinsi Kalimantan Tengah, sampaikan turut berdukacita kepada korban yang terdampak atas tragedi unjuk rasa di Jakarta belakangan ini.

Hal itu disampaikan Rafi Hidayatullah, S.H, politisi muda dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang merasa empati dengan adanya korban luka bahkan meninggal dunia akibat aksi demo di Jakarta terkait isu pembubaran lembaga DPR dan kenaikan serta tunjangan anggota DPR.

Menurut Rafi, aksi unjuk rasa adalah sebuah penyampaian aspirasi masyarakat yang dilindungi undang-undang dan sebuah ungkapan masyarakat terhadap aturan maupun kebijakan serta harapan masyarakat itu sendiri.

“Saya menyampaikan empati yang sangat mendalam terhadap masyarakat yang terdampak akibat aksi kemarin pada tanggal 28 Agustus 2025 di Jakarta,” ucap Rafi kepada awak media, di Tamiang Layang, Jumat (29/08/2025).

Baca Juga :  Pemkab Bartim Gandeng BPN, Percepat Sertifikasi dan Penataan Aset Tanah

Dirinya mengatakan bahwa peristiwa tersebut menimbulkan kerugian fisik dan materi yang tidak seharusnya terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebagai warga yang menjunjung tinggi nilai habaring, harum dan kebersamaan dari Kalimantan Tengah serta sesuai filosofi falsafah Huma Betang.

“Kami menyerukan agar luka ini dijadikan pelajaran yang amat berharga kepada kita semua sebagai warga negara Indonesia. Kita semua perlu menahan diri agar tidak lagi terjebak pada cara-cara yang merusak seperti divide et impera atau politik adu domba,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Rafi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berdemokrasi dengan bijaksana, dengan baik dan dengan kritis namun tidak melakukan hal-hal yang bersifat anarkis.

Baca Juga :  Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa

“Kepada sesama dan seluruh lapisan masyarakat, mau itu dari instansi dan lain-lain yang mencakup warga negara Indonesia. Saya tidak memihak siapa-siapa dan jelas dengan kejadian ini adalah kejadian yang sangat berharga untuk kita semua, saya juga mengajak seluruh masyarakat khususnya di Barito Timur, mari kita menjaga Kamtibmas di wilayah kita,” ajaknya.

Lebih lanjut dikatakan Rafi, mari semua menjaga agar tidak masuk di dalam divide et impera, politik ada domba yang terjadi di bangsa ini. Mudah-mudahan dengan apa yang terjadi menjadi sebuah pembelajaran.

“Sekali lagi saya menyampaikan bela sungkawa dan duka yang mendalam kepada para korban dan yang sudah terjadi,” pungkasnya. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru