Bunda PAUD Barito Utara : Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 sekaligus Acara Deklarasi Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (GERNAS RANA). Kegiatan yang dipusatkan di Arena Terbuka Tiara Batara Muara Teweh, Kamis (23/7/2026), ini mengusung tema nasional “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, unsur Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah (OPD), ASN, Ketua beserta pengurus GOW dan DWP Barito Utara, para guru, pelajar, serta ratusan anak dari berbagai sekolah di Muara Teweh.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi.

Dalam amanat Menteri PPPA, disampaikan ucapan selamat Hari Anak Nasional kepada seluruh anak Indonesia serta ajakan untuk menjadikan peringatan HAN sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak, memberikan perlindungan, serta memastikan setiap anak tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Pelajari Model Tata Kelola Pemerintahan Berprestasi di DIY

Menteri PPPA menegaskan bahwa Hari Anak Nasional merupakan amanat Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 yang bertujuan mengampanyekan pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi, serta memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Pada peringatan HAN ke-42 Tahun 2026, pemerintah mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Tema tersebut menjadi penegasan bahwa anak bukan hanya objek pembangunan, tetapi juga subjek pembangunan yang memiliki hak untuk didengar pendapatnya dan berpartisipasi sesuai usia serta tingkat kematangannya.

“Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan penegasan bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga, dihormati, dan didengar pendapatnya. Anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek pembangunan yang memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai dengan usia dan tingkat kematangannya,” demikian amanat Menteri PPPA yang dibacakan Bunda PAUD Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, media, keluarga hingga anak-anak sendiri diajak bergotong royong menciptakan lingkungan yang aman, bebas dari kekerasan, eksploitasi, perundungan, diskriminasi, maupun ancaman di ruang digital.

Baca Juga :  Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan Lantik 31 Anggota PAW BPD 

Menteri PPPA juga mengajak seluruh pihak mendukung Gerakan BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) agar semangat perlindungan anak terus bergema dari kota hingga pelosok desa.

“Ketika seluruh bangsa bersatu melindungi anak, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi Indonesia Emas 2045. Anak-anak yang terlindungi hari ini akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju, adil, dan sejahtera,” bunyi amanat tersebut.

Di akhir amanatnya, Menteri PPPA berpesan kepada seluruh anak Indonesia agar tidak takut melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindak kekerasan. Anak-anak diminta menyampaikan kepada orang dewasa yang dipercaya atau menghubungi layanan SAPA 129, karena negara akan selalu hadir memberikan perlindungan.(Atr)

Berita Terkait

RAPBD 2027 Bartim Tembus Rp869 Miliar, SDM Unggul Jadi Prioritas
Maulid Nabi di Rujab, Bupati Yamin Ingatkan ASN: Jadilah Abdi Negara yang Amanah
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Benangin Didakwa Lakukan Pembunuhan Berencana
Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader
Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa
Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan
Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:16 WIB

RAPBD 2027 Bartim Tembus Rp869 Miliar, SDM Unggul Jadi Prioritas

Jumat, 11 September 2026 - 13:43 WIB

Maulid Nabi di Rujab, Bupati Yamin Ingatkan ASN: Jadilah Abdi Negara yang Amanah

Kamis, 10 September 2026 - 08:35 WIB

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Benangin Didakwa Lakukan Pembunuhan Berencana

Rabu, 9 September 2026 - 15:31 WIB

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi

Rabu, 9 September 2026 - 15:18 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader

Berita Terbaru

oplus_0

BARITO TIMUR

RAPBD 2027 Bartim Tembus Rp869 Miliar, SDM Unggul Jadi Prioritas

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:16 WIB