Bupati Lamandau Ajak Wisatawan Meriahkan Karnaval Babukung

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PERSIAPAN FESTIVAL BABUKUNG: Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra bersama Kapolres Lamandau usai memimpin rapat persiapan Festival Babukung dan Expo .

TEWENEWS, Lamandau – Festival Budaya Babukung, atau Karnaval Babukung tahun 2025, akan kembali di jadwalkan pemerintah Daerah kabupaten Lamandau, kegiatan yang akan dilaksanakan selama selama tiga hari, mulai tanggal 8 hingga 10 November 2025 ini diikuti 96 kelompok perwakilan dari desa dan umum.

Agenda tersebut hari pertama pada tanggal 8 akan dilaksanakan Karnaval, kemudian tanggal 9 dilaksanakan tari kreasi, selanjutnya penutupan dijadwalkan pada tanggal 10 November. Selanjutnya dengan pembukaan Expo pada 11 sampai 14 November.

Baca Juga :  Warga Kaltim Diimbau Tidak Panik Buying, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM Masih Tersedia Meski Distribusi Terkendala

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengajak masyarakat maupun wisatawan untuk memerihkan pelaksanaan Karnaval Babukung 2025.

“Saya mengundang masyarakat maupun wisatawan luar daerah untuk hadir dan menyaksikan langsung Karnaval Babukung di Kabupaten Lamandau,“ kata Bupati Lamandau, Senin (3/11/2025).

Menurutnya, pelaksanaan karnaval babukung sangat panting dilakukan untuk menjaga warisan leluhur masyarakat dan adat istiadat di daerah.

Baca Juga :  Dorong GASPOLL 11 12 Berdampak Nyata, Nurul Anwar Apresiasi Rakor Pengendalian Pembangunan

“Melalui karnaval ini, kita tidak hanya melestarikan budaya kita, tetap juga menjaga dan memperkenalkannya kepada masyarakat secara luas.

Lebih lanjut, Festival Babukung ini sendiri berawal dari Babukung merupakan sejenis tarian ritual adat kematian Suku Dayak Tomun di Lamandau.

Tarian ini menggunakan topeng dengan karakter hewan tertentu yang disebut Luha, sedangkan para penari disebut Bukung.

“Bukung-bukung ini datang dari desa tetangga atau kelompok masyarakat dengan tujuan menghibur keluarga duka sembari menyerahkan bantuan,” jelasnya. (Aan)

Berita Terkait

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Dorong Percepatan Penurunan Kemiskinan, Anggota DPRD Hasrat Dukung Evaluasi BPKP
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru