Bupati Shalahuddin: Jadikan Pembinaan dan Pelatihan Paskibraka sebagai Bekal Membentuk Karakter dan Kedisiplinan

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMASANGAN KENDIT-Bupati Barito Utara H Shalahuddin didampingi Ketua TP PKK Barito Utara Hj Maya Savitri Shalahuddin saat prosesi secara simbolis penyematan (pemasangan) ikat pinggang khusus kepada anggota Paskibraka saat pengukuhan. Hal ini menandai bahwa para anggota telah resmi dikukuhkan, siap bertugas, serta memiliki semangat nasionalisme dan tanggung jawab tinggi, di gedung Balai Antang, Sabtu malam (15/8/2026).

TEWENEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H Shalahuddin berpesan kepada seluruh anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 agar menjadikan proses pembinaan dan pelatihan sebagai bekal untuk membentuk karakter, kedisiplinan serta jiwa kepemimpinan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati usai pengukuhan anggota Paskibraka Barito Utara yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.

Sebelum pengukuhan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (BakesbangPol) Barito Utara Rayadi bersama anggota Paskibraka mengucapkan Ikrar Putra Indonesia (atau sering disebut juga sebagai Ikrar Paskibraka). Ikrar ini diucapkan bersama-sama dengan penuh hikmat di hadapan Sang Merah Putih sebagai bentuk janji kesetiaan kepada nusa, bangsa, dan negara.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan bersama Ketua GOW, Sekretaris Daerah Muhlis bersama Ketua DWP Kabupaten Barito Utara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), unsur FKPD lingkup Pemkab Barito Utara, Ketua TP-PKK, para anggota Paskibraka, pelatih, pembina serta undangan lainnya.

Baca Juga :  Malam Hiburan, Pemkab Hadirkan Artis Legendaris untuk Masyarakat Barito Utara

Bupati mengatakan, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan yang tidak diperoleh oleh semua pelajar. Para anggota Paskibraka telah melewati proses seleksi yang ketat, latihan disiplin, pembinaan karakter, penguatan wawasan kebangsaan serta pembentukan jiwa kepemimpinan.

“Keberhasilan kalian patut disyukuri, sekaligus menjadi amanah yang harus dijaga dengan penuh rasa tanggung jawab,” pesan Bupati.

Menurutnya, nilai-nilai yang telah ditanamkan selama proses pembinaan tidak boleh hanya diterapkan ketika melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih. Nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

Bupati juga mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kepintaran, tetapi juga oleh kedisiplinan, kerja keras, kejujuran, tanggung jawab dan kemampuan bekerja sama.

“Nilai-nilai inilah yang akan menantarkan kalian menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah dan Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Percepat Proses Pembebasan Lahan Pelebaran Jalan dalam Kota Muara Teweh

Lebih lanjut, Bupati meminta seluruh anggota Paskibraka mempersiapkan diri sebaik mungkin karena pada 17 Agustus 2026 mereka akan mengemban tugas mulia mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia meminta seluruh anggota melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, percaya diri dan semangat pengabdian.

“Tampilkan kemampuan terbaik yang telah kalian latih selama ini. Saya yakin dengan kerja sama yang solid, ketelitian serta semangat pantang menyerah, kalian akan mampu melaksanakan tugas tersebut dengan baik, sukses dan membanggakan masyarakat Kabupaten Barito Utara,” tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendoakan agar anggota Paskibraka senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, keteguhan hati dan ketenangan jiwa dalam menjalankan tugas.

Ia berharap setiap langkah dan gerakan anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas menjadi simbol kehormatan, kedisiplinan, persatuan dan kecintaan terhadap tanah air. “Semoga mereka mampu menunaikan amanah bangsa ini dengan sebaik-baiknya, penuh rasa tanggung jawab dan kebanggaan,” pungkasnya.

Bupati kemudian mengajak seluruh hadirin menyemarakkan semangat kemerdekaan dengan pekik, “Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka, merdeka, merdeka.”(Atr)

Berita Terkait

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader
Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa
Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan
Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh
300 Paket Sembako Dibagikan Bupati Shalahuddin kepada Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
HJ. NETY HERAWATI KEMBALI NAKHODAI PD IPEMI BARITO UTARA PERIODE 2026-2031, DILANTIK LANGSUNG KETUA PW IPEMI KALTENG
Politisi Hanura Reni Sugiarti Sambut Positif Peresmian Resort Definitif GKE Tamiang Layang Timur
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:31 WIB

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi

Rabu, 9 September 2026 - 15:18 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader

Selasa, 8 September 2026 - 13:15 WIB

Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa

Senin, 7 September 2026 - 16:55 WIB

Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan

Senin, 7 September 2026 - 15:46 WIB

Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh

Berita Terbaru