Dinas Pertanian Barito Timur Sosialisasikan Program Cetak Sawah dan Oplah

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Barito Timur – Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DistanKP) menggelar kegiatan sosialisasi dan konsolidasi terkait program cetak sawah dan optimalisasi lahan rawa (Oplah) untuk mendukung swasembada pangan nasional.

Kegiatan yang digelar di Aula DistanKP ini dibuka oleh Kepala Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur, Inapriani.

Dalam keterangannya usai membuka acara tersebut, Inapriani menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang digagas oleh Kementerian Pertanian. Sasaran dari kegiatan ini adalah kelompok tani, brigade pangan, serta penyuluh pertanian yang terlibat dalam program Oplah tahun 2024.

“Di Kabupaten Barito Timur, program Oplah tahun ini mencakup lahan seluas 1.500 hektare. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan lahan rawa agar dapat ditanami dan mendukung ketahanan pangan daerah,” ujar Inapriani.

Baca Juga :  Disdagrin dan DPUPR Barito Utara Pantau Progres Pembangunan Pasar Pendopo Muara Teweh

Ia menjelaskan bahwa kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama yang sedang berlangsung saat ini, mencakup empat materi pelatihan penting.

“Petani dibekali pelatihan pengoperasian alat dan mesin pertanian, analisa usaha tani agar mereka bisa menghitung sendiri kebutuhan modal hingga panen, pembuatan peta poligon wilayah kelompok tani, serta pelatihan penggunaan perangkat uji tanah rawa,” terangnya.

Peta poligon, kata Inapriani, menjadi salah satu syarat administratif penting untuk menghindari tumpang tindih bantuan pemerintah kepada kelompok tani. Selain itu, pemahaman terhadap uji tanah rawa diharapkan mampu membantu petani mengenali karakteristik lahan mereka sebelum menanam.

Baca Juga :  300 Paket Sembako Dibagikan Bupati Shalahuddin kepada Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla

“Target akhir dari kegiatan ini adalah agar petani benar-benar menanam di lahan Oplah tahun 2024 dan mampu meningkatkan indeks pertanaman (IP). Tentunya dengan peningkatan indeks pertanaman ini, diharapkan produktivitas pertanian juga akan ikut meningkat,” terangnya.

Sedangkan kegiatan tahap kedua direncanakan akan diadakan pada bulan Juli mendatang.

“Pada kegiatan kedua nanti materi akan difokuskan tentang pemupukan, termasuk pembuatan pupuk organik secara mandiri oleh petani,” tandasnya.

Pembukaan acara yang materinya dibawakan oleh tim dari Kementerian Pertanian itu, juga dihadiri oleh Plh Pabung Kodim 1012 Buntok, Kabid Ketahanan Pangan, para Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan undangan lainnya. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru