Jadi Garda Depan, Pemkab Bartim Latih 200 Relawan Cegah Kebakaran Sejak Dini

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-DAMKAR) melatih ratusan relawan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan penanggulangan kebakaran sejak dini. Kegiatan simulasi dan sosialisasi bertajuk Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Tahun 2025 ini digelar di Halaman Kantor Bupati Bartim, Kamis (7/8/2025).

Acara dibuka langsung oleh Bupati Barito Timur, M. Yamin, dan dihadiri perwakilan dari Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran, Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang dinilai sangat strategis dalam membangun budaya siaga dan mitigasi kebakaran di masyarakat. Menurutnya, penanggulangan kebakaran bukan semata tanggung jawab pemerintah, tapi seluruh elemen masyarakat.

“Relawan adalah garda terdepan saat terjadi kebakaran. Mereka harus terlatih, tanggap, dan menjadi agen edukasi di lingkungannya,” tegas Bupati.

Baca Juga :  Gabungan Organisasi Wanita Barut Dorong Perluasan Pelatihan Ketahanan Keluarga terhadap Penyalahgunaan Narkoba

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di musim kemarau dan menghentikan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar. Koordinasi lintas level dari desa hingga kabupaten pun ditekankan sebagai kunci pencegahan.

Sebagai bentuk perlindungan, Pemkab Bartim juga akan mendorong para relawan terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan dengan biaya ditanggung pemerintah daerah.

 

Kepala Pelaksana BPBD-DAMKAR Bartim, Ahmad Gazali, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja pemadam kebakaran tahun 2025, berdasarkan Permendagri Nomor 114 Tahun 2018, Keputusan Mendagri Nomor 364.1-306 Tahun 2020, dan Perbup Bartim Nomor 180/21/HUK/2024.

Pelatihan terbagi dalam dua bagian. Pertama, simulasi lapangan diikuti 200 relawan dari 100 desa dan 3 kelurahan. Materi meliputi praktik penggunaan APAR, teknik pemadaman api dengan karung basah, penanganan tabung gas, hingga ketangkasan menggunakan mobil damkar dan alat portabel.

Baca Juga :  Perkuat Pemantauan Karhutla, Enam Desa di Teweh Tengah Dapat Bantuan Peralatan Pemadam

Kedua, sosialisasi yang diikuti 123 peserta terdiri dari camat, kepala desa, lurah, dan Kasi Trantib. Materi mencakup regulasi daerah, pendataan relawan, serta program pembinaan dari pemerintah provinsi dan pusat.

“Kami ingin para relawan tidak hanya memahami penyebab dan pencegahan kebakaran, tapi juga terampil menggunakan alat pemadam dan siap bertindak cepat saat darurat,” ujar Ahmad Gazali.

Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, siaga, dan tanggap terhadap kebakaran. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru