Kalaksa BPBD Damkar Bartim Tutup Aktivasi Dua Poslap Satgas Pengendali Karhutla

- Jurnalis

Selasa, 15 Oktober 2024 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Tamiang Layang – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Kabupaten Barito Timur, Ahmad Gazali, secara resmi menutup aktivasi dua Pos Lapangan (Poslap) Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Pengendali Karhutla) di Kecamatan Dusun Tengah dan Dusun Timur. Penutupan ini dilakukan melalui apel yang digelar pada Senin, 14 Oktober 2024, dan dihadiri oleh personel BPBD Damkar, TNI, Polri, serta relawan gabungan.

Dalam keterangannya seusai apel, Ahmad Gazali menjelaskan bahwa kedua Poslap tersebut berperan dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayah Barito Timur. Selama 90 hari, sejak aktivasi hingga 8 Oktober 2024, Poslap melaksanakan patroli, sosialisasi, deteksi dini, serta pemadaman dini Karhutla.

Baca Juga :  Tim Gabungan Lanjutkan Pemadaman Karhutla di Paring Lahung

“Poslap Satgas Pengendali Karhutla ini merupakan perpanjangan tangan dari BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, dan Barito Timur mendapatkan kepercayaan untuk mendirikan dua Poslap di Kecamatan Dusun Tengah dan Dusun Timur,” ujar Ahmad Gazali.

Ia juga menambahkan, meski operasional Poslap berakhir pada 8 Oktober, penutupan resmi baru dilakukan hari ini setelah BPBD Damkar menerima surat keputusan penutupan pada 9 Oktober.

Gazali menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, termasuk personel BPBD Damkar, TNI, Polri, dan para relawan yang telah berperan aktif dalam Satgas Pengendali Karhutla.

“Terima kasih atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat. Saya berharap kita dapat terus bersinergi untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Barito Timur,” ungkapnya.

Baca Juga :  BERSAMA TRIPIKA KECAMATAN TEWEH TENGAH, PT MULTIPERSADA GATRAMEGAH GELAR SOSIALISASI DAN SIMULASI PENCEGAHAN KARHUTLA DI DESA RIMBA SARI

Ia juga berharap di masa mendatang Barito Timur kembali dipercaya untuk mendirikan lebih banyak Poslap guna mempercepat penanganan Karhutla di wilayah-wilayah rawan.

Selain itu, Gazali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang.

“Cuaca belakangan ini tidak menentu, seperti kejadian angin puting beliung yang mengakibatkan kerusakan rumah dan pohon tumbang. Kita harus tetap siaga agar dapat segera membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Dorong Percepatan Penurunan Kemiskinan, Anggota DPRD Hasrat Dukung Evaluasi BPKP
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru