Laksanakan Shalat Istisqa, Umat Islam Barito Utara Diajak Muhasabah dan Memohon Hujan

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIMPIN SHALAT ISTISQA-Ketua MUI Barito Utara Ustadz KH Rusmadi Darsani memimpin (imam) shalat Istisqa di halaman kantor bupati, Minggu (30/8/2026).

TEWENEWS, Muara Teweh – Shalat Istisqa atau salat sunah untuk memohon turunnya hujan dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama kepada Allah SWT di tengah kondisi kekeringan serta kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Ketua MUI Barito Utara Ustad KH Rusmadi Darsani menyampaikan dalam pelaksanaannya, jamaah diingatkan kembali mengenai tata tertib dan tata cara Salat Istisqa yang memiliki prosesi hampir sama dengan Salat Idul Fitri maupun Idul Adha. Perbedaannya terutama terletak pada niat salat. “Untuk Salat Istisqa, niat yang dibaca adalah “Ushalli sunnatal istisqaa’i rak’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa”,” kata dia

Dikatakannya, pelaksanaan Salat Istisqa diawali dengan takbiratul ihram, kemudian pada rakaat pertama imam dan makmum melaksanakan tujuh kali takbir. Di sela-sela takbir tersebut membaca tasbih, “Subhanallah walhamdulillah wa la ilaha illallah wallahu akbar.”

Baca Juga :  Wabup Barut Pimpin Kaji Tiru ke Bantul, Pelajari Inovasi Ketahanan Keluarga hingga Pengelolaan Sampah

Setelah itu imam membaca Surah Al-Fatihah dan surah lainnya dengan suara nyaring, kemudian dilanjutkan dengan ruku, i’tidal, sujud dan rangkaian gerakan salat sebagaimana biasa.

Pada rakaat kedua, imam dan makmum melaksanakan lima kali takbir, kemudian imam membaca Surah Al-Fatihah dan surah lainnya dengan suara nyaring. Salat dilanjutkan hingga ruku, sujud dan diakhiri dengan salam.

Setelah salat selesai, khatib naik ke mimbar untuk menyampaikan dua khutbah. Materi khutbah Salat Istisqa lebih menekankan pentingnya melakukan muhasabah diri, memperbanyak istighfar dan bertobat kepada Allah SWT.

Pada bagian akhir khutbah, khatib juga memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan yang cukup, membawa keberkahan dan rahmat bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaan doa tersebut, khatib akan membalikkan badan menghadap kiblat dan membelakangi jamaah, sementara jamaah mengaminkan doa dari tempat masing-masing. Apabila terdapat kendala dalam pelaksanaannya, doa secara khusus dapat difokuskan pada akhir khutbah kedua sebelum seluruh rangkaian Salat Istisqa berakhir.

Baca Juga :  Terima Remisi Umum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Enam Warga Binaan Lapas Muara Teweh Langsung Bebas

Pelaksanaan Salat Istisqa diharapkan menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus melakukan introspeksi atas berbagai hal yang telah dilakukan. Selain memohon hujan, doa juga dipanjatkan agar kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan asap serta mengganggu aktivitas masyarakat segera berakhir.

“Harapannya apa yang kita laksanakan ini benar-benar diijabah dan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Daerah kita diberikan hujan yang cukup, membawa berkah dan rahmat dari sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan kebakaran lahan serta hutan yang menimbulkan asap dan mengganggu aktivitas masyarakat juga diangkat oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” demikian Ketua MUI Barito Utara H Rusmadi Darsani menyampaikan penjelasan sebelum pelaksanaan Salat Istisqa dilaksanakan.

Salat Istisqa tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama masyarakat dan pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi kemarau, kekeringan serta dampak kabut asap yang terjadi di wilayah Barito Utara.(Atr)

Berita Terkait

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader
Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa
Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan
Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh
300 Paket Sembako Dibagikan Bupati Shalahuddin kepada Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
HJ. NETY HERAWATI KEMBALI NAKHODAI PD IPEMI BARITO UTARA PERIODE 2026-2031, DILANTIK LANGSUNG KETUA PW IPEMI KALTENG
Politisi Hanura Reni Sugiarti Sambut Positif Peresmian Resort Definitif GKE Tamiang Layang Timur
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:31 WIB

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi

Rabu, 9 September 2026 - 15:18 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader

Selasa, 8 September 2026 - 13:15 WIB

Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa

Senin, 7 September 2026 - 16:55 WIB

Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan

Senin, 7 September 2026 - 15:46 WIB

Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh

Berita Terbaru