M Iman Topik: SPMI Harus Jadi Budaya Mutu di Sekolah

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIMTEK SPMI-Dinas Pendidikan Barito Utara (Disdik Barut) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di SMK Negeri 2 Muara Teweh, Minggu (30/8/2026)

TEWENEWS, Muara Teweh – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M Iman Topik, menegaskan bahwa Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) harus menjadi budaya mutu yang tumbuh dan diterapkan secara berkelanjutan di setiap satuan pendidikan.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru dalam rangka Penguatan SPMI Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMK Negeri 2 Muara Teweh, Minggu (30/8/2026).

Menurut M Iman Topik, peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilakukan secara sesaat, melainkan membutuhkan proses yang terencana, sistematis, berkelanjutan, serta melibatkan seluruh warga sekolah.

“SPMI bukan sekadar kegiatan penyusunan dokumen dan laporan. Jadikan hasil evaluasi sebagai dasar untuk melakukan perbaikan nyata. Jadikan data sebagai dasar dalam mengambil keputusan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, melalui penerapan SPMI, sekolah diharapkan mampu mengenali kekuatan, mengidentifikasi kelemahan, menentukan kebutuhan perbaikan, melaksanakan program peningkatan mutu, melakukan evaluasi, serta memastikan setiap perbaikan memberikan dampak terhadap kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Dukung Penuh Keikutsertaan Kontingen pada Jamnas XII 2026

M Iman Topik juga menekankan pentingnya peran guru dalam keberhasilan peningkatan mutu pendidikan. Menurutnya, sehebat apa pun program yang dirancang, tanpa guru yang memiliki kompetensi, komitmen, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar, peningkatan mutu pendidikan akan sulit diwujudkan.

Karena itu, ia meminta para guru menjadikan kegiatan Bimtek tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya mutu di lingkungan sekolah.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, Bapak/Ibu guru dapat semakin memahami prinsip dan mekanisme SPMI, mampu melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran, menyusun langkah-langkah perbaikan yang tepat, serta menerapkannya secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” katanya.

Khusus bagi SMK Negeri 2 Muara Teweh, ia berharap penguatan SPMI dapat meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan sehingga lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Selain kompetensi, menurutnya, lulusan SMK juga harus memiliki karakter yang baik serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan dunia kerja.

Baca Juga :  Wujudkan Ruang Aman bagi Anak, Pemkab Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan penjaminan mutu tidak hanya menjadi tanggung jawab kepala sekolah atau sebagian guru. Dibutuhkan kolaborasi seluruh warga sekolah, mulai kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, komite sekolah, orang tua, hingga mitra dunia usaha dan dunia industri. “Mari kita bangun budaya, mutu adalah tanggung jawab kita bersama,” ajaknya.

M Iman Topik juga meminta seluruh peserta Bimtek mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, bertukar pengalaman, serta menggali berbagai praktik baik yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pendidikan terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pendidikan. Namun, keberhasilan pembangunan pendidikan sangat ditentukan oleh komitmen dan kerja nyata seluruh pihak.

“Kita satukan langkah, satukan semangat, satukan komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang semakin bermutu bagi anak-anak kita,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, M Iman Topik secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis Guru dalam rangka Penguatan SPMI Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMK Negeri 2 Muara Teweh.    (Atr)

Berita Terkait

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader
Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa
Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan
Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh
300 Paket Sembako Dibagikan Bupati Shalahuddin kepada Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
HJ. NETY HERAWATI KEMBALI NAKHODAI PD IPEMI BARITO UTARA PERIODE 2026-2031, DILANTIK LANGSUNG KETUA PW IPEMI KALTENG
Politisi Hanura Reni Sugiarti Sambut Positif Peresmian Resort Definitif GKE Tamiang Layang Timur
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:31 WIB

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi

Rabu, 9 September 2026 - 15:18 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader

Selasa, 8 September 2026 - 13:15 WIB

Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa

Senin, 7 September 2026 - 16:55 WIB

Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan

Senin, 7 September 2026 - 15:46 WIB

Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh

Berita Terbaru