Pastikan Berjalan Optimal, Bupati Barito Utara Tinjau Pelayanan RSUD Muara Teweh

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANTAU KEGIATAN RSUD MUARA TEWEH-Bupati H Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis, kepala perangkat daerah saat melakukan pemantauan pelayanan dan meninjau perkembangan rehabilitasi ruangan RSUD Muara Teweh, Rabu (2/9/2026).

TEWENEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekretaris Daerah (Sekda) dan kepala perangkat daerah secara rutin melakukan pemantauan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, Rabu (2/9/2026). Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan rumah sakit berjalan dan berfungsi dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati H Shalahuddin mengatakan, pemantauan tidak hanya menyangkut pelayanan, tetapi juga mencakup kondisi infrastruktur, kebersihan hingga kesiapan tenaga kesehatan. “Kami ingin memastikan bahwa rumah sakit ini berjalan, sudah berfungsi dengan baik. Kami lihat semua, dari infrastrukturnya, kebersihannya, kemudian juga tenaga kesehatan,” ujar Bupati H Shalahuddin diadmpingi Wakil Bupati, Sekda, Kepala Dinas Kesehatan saat diwawancara media ini di depan RSUD Muara Teweh.

Baca Juga :  Warga Barito Utara Ternyata Didominasi Gen Z yang Capai 28,95 Persen dari Total Jumlah Penduduk 161.105 Jiwa

Dijelaskan Bupati H Shalahuddin, saat ini masih dilakukan sejumlah pembenahan di RSUD, termasuk rehabilitasi pada Wings A. Sementara Wings B sudah berfungsi, meski masih terdapat beberapa fasilitas yang perlu segera dilakukan perbaikan.

Salah satunya adalah pendingin ruangan atau AC yang kondisinya belum optimal. Bupati memastikan perbaikan fasilitas tersebut segera dilakukan sehingga tidak mengganggu kenyamanan pasien maupun masyarakat yang mendapatkan pelayanan.

Bupati juga meminta kepada pihak RSUD Muara Teweh agar setiap kebutuhan dasar rumah sakit dilaporkan secara rutin setiap pagi. Langkah tersebut dinilai penting agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan apabila ditemukan fasilitas yang membutuhkan penanganan.

“Kami akan berputar mungkin setiap hari melihat infrastruktur dasar yang dibutuhkan oleh masyarakat. Jangan sampai kebutuhan dasar ini menimbulkan kekecewaan masyarakat,” katanya.

Bupati menegaskan, ketika masyarakat dalam kondisi sakit, pemerintah harus hadir melalui pelayanan kesehatan yang baik. Karena itu, rumah sakit diharapkan dapat memberikan pelayanan dengan sepenuh hati.

Baca Juga :  Tim Gabungan Tangani Karhutla di Tiga Lokasi di Barito Utara

Selain RSUD, Bupati juga menyoroti persoalan pelayanan air bersih yang dikelola PDAM. Untuk penanganan jangka pendek, pemerintah telah melakukan langkah perbaikan terhadap sistem distribusi air, termasuk melalui injeksi, sehingga aliran air kembali berjalan lancar.

Untuk jangka panjang, pemerintah akan menyiapkan program melalui skema multiyears agar persoalan air bersih dapat ditangani secara menyeluruh. “Kita berharap di Barito Utara tidak ada krisis air. Harapan kita air itu semua kecamatan betul-betul diterima oleh masyarakat,” tegasnya.

H Shalahuddin juga menyebutkan, kebutuhan anggaran untuk program air bersih dalam skema multiyears diperkirakan mencapai sekitar Rp4,5 miliar. Sementara untuk melengkapi kebutuhan RSUD diperkirakan masih membutuhkan anggaran sekitar Rp25 miliar hingga Rp30 miliar.

Ia menargetkan berbagai pembenahan di rumah sakit dapat diselesaikan pada Desember 2026. Sementara pengembangan jaringan air bersih di wilayah kecamatan akan dimasukkan dalam program multiyears.    (Atr)

Berita Terkait

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Dorong Percepatan Penurunan Kemiskinan, Anggota DPRD Hasrat Dukung Evaluasi BPKP
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru