PD Muhammadiyah Barut: Penggagalan ABT cenderung bermuatan politis

- Jurnalis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh – Polemik gagalnya beberapa kali pembahasan bahkan paripurma anggaran perubahan APBD (ABT) 2024 menuai kritik dan respon keras dari berbagai kalangan. Tak terkecuali tokoh organisasi massa Islam terbesar kedua di Indonesia, yaitu Muhammadiyah.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barito Utara, Dadang Ma’mun, Sst, mengatakan jika kejadian ini tertaut dengan tentetan dan historikal yang mudah dibaca. Dari historikal tersebut rasanya sangat sulit kita menafikan jika 6 kali kegagalan paripurma tidak bermuatan politis. Apalagi dikatakan demi kepentingan orang banyak.

“Ada aturan mengenai batasan waktu pembahasan anggaran perubahan. Artinya itu emergency. Sejak awal harusnya mereka paham bagaimana caranya menyingkat waktu rapat supaya semua dinas terkait mendapat giliran. Bukan menghabiskan waktu pada 1 dinas dan berputar pada domain definisi SILPA yang tak pernah bisa dipahami”, tegas Dadang.

Dadang yang juga adalah Ketua Takmir Masjid Attaqwa ini mencoba meng-counter pendapat salah satu pentolan fraksi yang mengatakan ‘rasanya’ pernah mengajukan usulan ABT pada waktu Covid-19 tapi ditolak. Apakah sang pimpinan fraksi tak tahu, pada Covid-19 anggaran memang berfokus kepada refocusing pandemi, jelas saja ditolak. Jadi kasusnya berbeda. Apalagi jika katanya ini berbasis pada ungkapan ‘rasanya’ yang sangat sulit dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Perkuat Mitigasi Karhutla, Siap Tingkatkan Sinergi Hadapi Ancaman Bencana

“Mengenai penerimaan ASN dan P3K yang bisa lewat mana saja, betul bisa. Tapi pelaksanaan seperti validasi keaslian berkas, tes CAT, itu tetap sektoral dan dilaksanakan di daerah formasi. Sebagai wakil rakyat harusnya tahu hal ini dan bisa berpikir secara obyektif melaksanakan amanah konstitusi dengan sebaik-baiknya. Tanpa mendahulukan ego dan kepentingan politik kelompok”, sambung Dadang.

Dadang juga mengatakan, kenapa ini disebut bermuatan politis pilkada. Karena puluhan tahun hampir tak ada sejarah paripurna diboikot agar tidak disahkan. Sebab momen nya bukan momen pilkada yang diliputi dengan kecurigaan akan adanya anggaran yang berpihak kepada salah satu paslon. Kedua, tidak semua perencanaan sempurna. Tujuan anggaran perubahan adalah meng-cover yang tidak terencana pada anggaran murni.

Baca Juga :  Hj Maya Savitri Shalahuddin: Pendidikan Karakter dan Budaya Membaca Harus Ditanamkan Sejak Dini

“Sikap ini sangat kekanakan. Seperti sikap anak kecil yang tak dapat permen, karena kepentingannya menikmati permen tak terpenuhi, lalu merajuk nggak mau sekolah”, pungkas Dadang.

Dari pantauan media ini ternyata disamping anggaran pendidikan dan kesehatan terkendala, juga ada beberapa rumah ibadah yang karena sudah disetujui TAPD mengingat waktu mendesak, lebih duluan merenovasi bahkan memesan ambal. Ternyata tak bisa dibayarkan karena anggaran perubahan tak disetujui oleh anggota DPRD dari koalisi perubahan. Seperti masjid Attaqwa Tumenggung Surapati dan masjid Agung Karang Jawa. Tidak menutup kemungkinan ada juga rumah ibadah lain yang terkendala.

(Tim)

Berita Terkait

Dinkes Barito Utara Bagikan 1.000 Masker Antisipasi Dampak Kabut Asap
Ketua DPRD Hj Mery Rukaini Pimpin Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden
DPRD Barito Timur Bersama Forkopimda Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden
Disdagrin Barito Utara Data Industri Kecil dan Menengah serta Perusahaan per Kecamatan
Melalui Seleksi Substansi BCKS, Disdik Barut Siapkan Calon Kepala Sekolah Kompeten dan Berintegritas
Hadiri Rakor, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Perkuat Integritas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah
Perkuat Pengawasan Lingkungan, Pemkab Barito Utara Sosialisasikan Permen LH Nomor 6 Tahun 2026
Rapat Paripurna I DPRD Barito Utara, Penyampaian Rancangan Perubahan APBD 2026
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Dinkes Barito Utara Bagikan 1.000 Masker Antisipasi Dampak Kabut Asap

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Ketua DPRD Hj Mery Rukaini Pimpin Rapat Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:09 WIB

DPRD Barito Timur Bersama Forkopimda Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Disdagrin Barito Utara Data Industri Kecil dan Menengah serta Perusahaan per Kecamatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Melalui Seleksi Substansi BCKS, Disdik Barut Siapkan Calon Kepala Sekolah Kompeten dan Berintegritas

Berita Terbaru