Pemkab Barito Utara Perkuat Pelestarian Bahasa Daerah melalui Bimtek Guru Utama

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIMTEK GURU UTAMA BAHASA DAERAH-Dinas Pendidikan Barito Utara menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Utama Bahasa Daerah Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Senin (20/7/2026).

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat upaya pelestarian bahasa daerah melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Utama Bahasa Daerah Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara dengan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau, mengatakan pelaksanaan Bimtek Guru Utama tahun ini mengalami perluasan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan, selama periode 2022 hingga 2025, pelatihan biasanya dilaksanakan di Palangka Raya dengan jumlah peserta sekitar 12 hingga 15 guru sebagai perwakilan masing-masing kabupaten dan kota. Namun pada tahun 2026, melalui dukungan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, jumlah peserta meningkat menjadi lebih dari 40 guru.

Baca Juga :  Cegah Penyimpangan Pengelolaan Keuangan, Pemkab dan Kejari Barito Utara Perkuat Sinergitas

“Kalau sebelumnya hanya sekitar 12 sampai 15 guru yang mengikuti pelatihan, tahun ini pesertanya lebih dari 40 bahkan mendekati 50 orang. Dampaknya tentu akan jauh lebih besar karena semakin banyak guru yang dapat mengimplementasikan hasil pelatihan di sekolah dan mendiseminasikannya kepada rekan-rekan guru lainnya,” ujar Sukardi Gau.

Menurutnya, Bimtek Guru Utama Bahasa Daerah merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah sebagai upaya mendukung pelindungan, pengembangan, dan pembinaan bahasa daerah.

Ia menambahkan, program tersebut juga sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menetapkan pengembangan bahasa daerah sebagai salah satu program prioritas nasional di bidang pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, menyampaikan apresiasi kepada Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah atas pendampingan yang selama ini diberikan dalam pengembangan literasi dan pembelajaran bahasa daerah di Barito Utara.

“Bahasa daerah merupakan kekayaan budaya bangsa yang tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menyimpan nilai sejarah, identitas, dan keberagaman budaya yang harus terus kita jaga bersama,” katanya.

Baca Juga :  H Shalahuddin: Disiplin ASN Kunci Percepatan Pembangunan Barito Utara

Ia menjelaskan bahwa penguatan pembelajaran bahasa daerah di Kabupaten Barito Utara difokuskan pada tiga bahasa yang masih digunakan masyarakat, yaitu Bahasa Maanyan, Bahasa Dayak Bakumpai, dan Bahasa Dayak Ngaju.

Menurutnya, komitmen pemerintah daerah terhadap pelestarian bahasa daerah telah diwujudkan melalui Surat Edaran Bupati Barito Utara tentang Penguatan Bahasa Daerah serta Keputusan Bupati Tahun 2023 yang menetapkan bahasa daerah sebagai muatan lokal di satuan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif, serta menjadi agen pelestarian bahasa daerah di lingkungan sekolah.

“Kami berharap para guru menjadi motor penggerak dalam menanamkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya lokal kepada peserta didik sehingga bahasa daerah tetap lestari dan diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkas M. Iman Topik.(Atr)

Berita Terkait

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader
Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa
Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan
Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh
300 Paket Sembako Dibagikan Bupati Shalahuddin kepada Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
HJ. NETY HERAWATI KEMBALI NAKHODAI PD IPEMI BARITO UTARA PERIODE 2026-2031, DILANTIK LANGSUNG KETUA PW IPEMI KALTENG
Politisi Hanura Reni Sugiarti Sambut Positif Peresmian Resort Definitif GKE Tamiang Layang Timur
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:31 WIB

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi

Rabu, 9 September 2026 - 15:18 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader

Selasa, 8 September 2026 - 13:15 WIB

Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa

Senin, 7 September 2026 - 16:55 WIB

Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan

Senin, 7 September 2026 - 15:46 WIB

Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh

Berita Terbaru