Pj Bupati Barito Timur Pimpin Rakor Percepatan Penurunan Stunting

- Jurnalis

Rabu, 19 Juni 2024 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur gelar rapat koordinasi dalam rangka pencanangan intervensi serentak percepatan penurunan stunting dan audit kasus stunting. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Barito Timur, Rabu 19 Juni 2024.

Dikutip dari Media Center Diskominfosantik Barito Timur, rakor tersebut dipimpin oleh Pj Bupati Barito Timur, Indra Gunawan, nampak dihadiri Sekda Barito Timur, Panahan Moetar, Asisten III Setda Barito Timur, unsur Forkopimda, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemkab Barito Timur, Pj Ketua TP PKK Barito Timur, Camat, dan tim percepatan penurunan stunting, serta tamu undangan lainnya.

Sedangkan secara virtual turut hadir perwakilan BKKBN Provinsi Kalteng. Usai rakor, Pj Bupati Barito Timur, Indra Gunawan, menyampaikan, bahwa stunting ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah atau organisasi perangkat daerah saja, namun juga instansi vertikal yang ada di Barito Timur.

Baca Juga :  Hasil Pemantauan DLH, PM10 dan PM2,5 Lampaui Baku Mutu, H Taufik Nugraha Minta Warga Waspada

“Contohnya, seperti kementerian agama melalui kantor urusan agama atau KUA terkait calon pengantin atau catin, agar tidak dibawah umur, supaya pada saat hamil atau mengandung hingga lahir nanti anaknya sehat”, tutur Indra Gunawan.

Kemudian, pendidikan terkait PAUD, kesehatan terkait posyandu, dan dinas pekerjaan umum terkait air minum, sanitasi dan jamban keluarga, serta lain sebagainya. Tak lepas, juga TP PKK yang melakukan pemberian makanan tambahan atau PMT bagi anak yang berisiko stunting, lanjut Pj Bupati.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Kalteng Kunjungi Bartim, Berikan Pembinaan kepada Jajaran Kemenag

“Oleh karena itu, dengan kolaborasi antara OPD dan instansi vertikal yang ada di Barito Timur, saya optimistis bersama tim percepatan penurunan stunting angka stunting di Barito Timur akan menurun,” ungkap Indra Gunawan.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa hasil dari rapat beberapa bulan terakhir, dan dibarengi dengan aksi lapangan. Alhasil, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi intervensi pencegahan stunting kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, Barito Timur berada diangka 50,79 persen untuk persentase balita.

“Persentase itu berdasarkan hasil yang dirilis BKKBN Provinsi Kalteng dengan cut off tanggal 19 Juni 2024 pukul 02.32 WIB,” pungkasnya. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Dorong Percepatan Penurunan Kemiskinan, Anggota DPRD Hasrat Dukung Evaluasi BPKP
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru