Stop Illegal Fishing, DKPP Barut Ajak Masyarakat Lindungi Bibit Ikan dan Jaga Kelestarian Perairan

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Barito Utara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghentikan praktik illegal fishing atau penangkapan ikan dengan cara-cara yang dilarang dan merusak lingkungan.

Kepala DKPP Kabupaten Barito Utara, H. Siswandoyo, mengatakan penggunaan bahan beracun, bahan peledak, obat bius, alat setrum maupun alat tangkap yang merusak dapat memberikan dampak serius terhadap kelestarian sumber daya perikanan.

“Jangan melakukan penangkapan ikan dengan cara-cara yang merusak, seperti menggunakan setrum, bahan beracun, bahan peledak maupun alat tangkap yang dilarang. Cara-cara tersebut tidak hanya merusak lingkungan perairan, tetapi juga dapat mematikan ikan-ikan kecil dan bibit ikan yang seharusnya masih memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang biak,” ujar Siswandoyo, Selasa (11/8/2026) di Muara Teweh.

Menurutnya, keberadaan ikan-ikan kecil dan bibit ikan sangat penting untuk menjaga keberlanjutan populasi ikan di sungai maupun perairan lainnya. Jika penangkapan dilakukan secara tidak terkendali dan menggunakan cara yang merusak, maka populasi ikan dikhawatirkan terus mengalami penurunan.

Baca Juga :  DKPP Tebar 76 Ribu Benih Ikan Disejumlah Perairan di Barito Utara

“Kalau ikan-ikan kecil dan bibit ikan ikut mati, tentu dalam jangka panjang populasi ikan akan berkurang. Dampaknya bukan hanya terhadap ekosistem, tetapi juga terhadap masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sumber daya perikanan,” jelasnya.

Siswandoyo menegaskan, menjaga kelestarian sumber daya perikanan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga sungai dan perairan tetap menjadi habitat yang baik bagi ikan dan biota air lainnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan bahan atau obat bius, bahan beracun, bahan peledak, alat setrum maupun alat tangkap lainnya yang dapat merusak lingkungan dalam menangkap ikan.

Selain mengancam populasi ikan, praktik tersebut juga dapat merusak habitat dan ekosistem perairan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Baca Juga :  DUGAAN PENYEROBOTAN TANAH OLEH PT AUSTRAL BYNA DI BUNTOK KECIL BARITO UTARA KEMBALI DISOROT

“Mari kita bersama-sama menjaga sungai dan sumber daya ikan. Jangan hanya mengambil hasilnya, tetapi kita juga harus menjaga habitatnya agar tetap lestari dan dapat dimanfaatkan oleh anak cucu kita,” katanya.

Siswandoyo juga mengajak masyarakat ikut melakukan pengawasan terhadap kondisi sungai dan perairan di wilayah masing-masing. Jika menemukan praktik penangkapan ikan yang merusak, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, kesadaran, kepedulian dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan di Barito Utara.

“Kami berharap masyarakat menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian perikanan di Barito Utara. Mari kita hentikan illegal fishing dan bersama-sama menjaga sungai sebagai sumber kehidupan,” pungkas Siswandoyo.

DKPP Barito Utara, lanjutnya, akan terus mendorong edukasi dan pembinaan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian sumber daya ikan dan ekosistem perairan.(Atr)

Berita Terkait

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader
Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa
Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan
Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh
300 Paket Sembako Dibagikan Bupati Shalahuddin kepada Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
HJ. NETY HERAWATI KEMBALI NAKHODAI PD IPEMI BARITO UTARA PERIODE 2026-2031, DILANTIK LANGSUNG KETUA PW IPEMI KALTENG
Politisi Hanura Reni Sugiarti Sambut Positif Peresmian Resort Definitif GKE Tamiang Layang Timur
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:31 WIB

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi

Rabu, 9 September 2026 - 15:18 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader

Selasa, 8 September 2026 - 13:15 WIB

Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa

Senin, 7 September 2026 - 16:55 WIB

Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan

Senin, 7 September 2026 - 15:46 WIB

Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh

Berita Terbaru