Subsidi Pangan Melalui GPM, Solusi Pemkab Barito Timur Hadapi Lonjakan Harga

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Tamiang Layang – Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh setiap tanggal 16 Oktober, Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Dusun Timur, Rabu (16/10/2025). Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh daerah di Indonesia.

Bupati Barito Timur yang diwakili Asisten II Setda, Amrullah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan GPM ini merupakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan pokok di masyarakat.

“Permintaan kebutuhan pangan pokok di masyarakat cenderung terus meningkat dari waktu ke waktu, sehingga berdampak pada kenaikan harga pangan. Lonjakan harga yang tinggi tentu akan membebani dan mengurangi daya beli masyarakat, terutama keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Menurut Amrullah, melalui GPM pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, terutama beras. Dengan langkah ini diharapkan laju inflasi di Kabupaten Barito Timur dapat ditekan.

Baca Juga :  Fraksi Gerindra Soroti PAD hingga Penanganan Karhutla Raperda APBD 2027

“Pemerintah Kabupaten Barito Timur selalu melakukan langkah-langkah preventif dalam menekan laju inflasi. Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Barito Selatan. Kami berharap masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” tambahnya.

Pemerintah daerah juga terus mengupayakan alokasi anggaran untuk subsidi harga pangan melalui program GPM setiap tahun, sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga stabil pada saat terjadi gejolak harga.

“Mari bersama-sama memberikan manfaat besar bagi semua pihak dalam pengendalian inflasi. Bersama kita wujudkan cita-cita mulia agar petani sejahtera, pedagang untung, dan masyarakat tersenyum. Jaga pangan, jaga inflasi. Pangan kuat, Indonesia berdaulat,” tegas Amrullah.

Baca Juga :  Akibat Kabut Asap, Sudah Sebulan Penerbangan ke Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh Dibatalkan

Sementara itu, Kabid Ketahanan Pangan dan Agro Bisnis Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Barito Timur, Hartano, menyampaikan bahwa pada kegiatan GPM hari ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga murah, antara lain:

Beras SPHP 5 kg: Rp55.000

Gula pasir: Rp15.000/kg

Minyak goreng: Rp15.000/liter

Bawang merah: Rp35.000/kg

Bawang putih: Rp30.000/kg

Telur ayam: Rp55.000/rak

Hartano menambahkan, kegiatan serupa juga akan kembali digelar pada bulan November serta menjelang hari besar keagamaan Natal pada Desember mendatang.

Dengan terselenggaranya Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga di wilayah setempat.

(Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru