Warga Keluhkan Jembatan Murutuwu Rusak Parah, Dinas PUPR Bartim Siapkan Perbaikan Gunakan Dana UPR

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, BARITO TIMUR – Kondisi jembatan penghubung antara Desa Murutuwu, Kecamatan Paju Epat, dan Kota Tamiang Layang di Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, dikeluhkan warga. Pasalnya, jembatan tersebut kini mengalami kerusakan parah dan dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan.

Winetha, salah satu warga Desa Murutuwu, mengungkapkan keprihatinannya kepada media. Ia berharap pemerintah melalui dinas terkait segera turun tangan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya Bu Winetha minta dimasukkan ke media soal keadaan jembatan kami di Desa Murutuwu. Sudah rusak parah, besi penyangganya roboh. Sekarang hanya ditopang batang kelapa yang dipasang oleh truk pengangkut jangkus kalau malam hari,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan, hingga kini belum ada respon dari pihak berwenang. Padahal menurutnya, jembatan rusak tersebut kerap dilintasi truk bermuatan berat yang mengangkut tandan kosong kelapa sawit (jangkus) dari Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  DPRD Barito Utara Tekankan Transparansi Keuangan sebagai Fondasi Koperasi Merah Putih

“Ini jembatan rusak karena truk jangkus lewat tiap malam jam 2. Saya tunjukkan buktinya, jangkus itu sampai jatuh di jalan,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas PUPR Barito Timur, Yumail J. Paladuk, menyatakan bahwa pihaknya akan segera memperbaiki jembatan tersebut menggunakan dana dari Unit Pemeliharaan Rutin (UPR).

“Saya sudah sampaikan ke bidang terkait untuk turun ke lapangan. Kita akan perbaiki menggunakan dana UPR,” kata Yumail saat dikonfirmasi, Rabu (24/09/2025).

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, Hewuyanto, mengatakan pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi.

“Kami sudah ada rencana turun. Tadi malam kami menangani gorong-gorong pecah di Jihi Tuyau dan jembatan Laber Natampin. Setelah itu kami akan ke jembatan Murutuwu, bertemu dengan kepala desa dan perangkat untuk membahas penanganan sementara,” jelas Hewu.

Baca Juga :  Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi

Menurutnya, untuk saat ini jembatan hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua. Ia juga menyoroti adanya angkutan sawit yang menggunakan jembatan tersebut, yang diduga mempercepat kerusakan.

“Kami akan cek langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan pihak desa. Rencana perbaikan awal akan menggunakan kayu ulin untuk merehabilitasi jembatan agar bisa segera difungsikan kembali,” pungkasnya.

Pihak Dinas PUPR menegaskan komitmennya untuk segera menangani kerusakan infrastruktur yang membahayakan keselamatan masyarakat, sekaligus menjaga kelancaran akses antarwilayah di Kabupaten Barito Timur.

(Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:28 WIB

INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru