Akibat Kabut Asap, Sudah Sebulan Penerbangan ke Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh Dibatalkan

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Penerbangan dari dan menuju Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh telah dibatalkan selama sekitar satu bulan karena kondisi jarak pandang yang tidak memenuhi standar keselamatan penerbangan.

Kepala Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Muhammad Amrillah K, mengatakan pembatalan penerbangan telah berlangsung sejak Rabu (19/8/2026) hingga Kamis (17/9/2026). “Hari ini telah satu bulan penerbangan ke Muara Teweh dibatalkan akibat kabut asap kembali tebal,” kata Amrillah di Muara Teweh, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, penerbangan yang terdampak antara lain maskapai Wings Air dengan rute Banjarmasin, Kalimantan Selatan–Muara Teweh yang biasanya melayani penerbangan pulang pergi setiap hari.

Baca Juga :  INI SUSUNAN 13 PEJABAT ADMINISTRATOR PEMKAB BARITO UTARA RESMI DILANTIK BUPATI 

Selain itu, penerbangan Susi Air dengan rute Muara Teweh–Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya dan sebaliknya yang dijadwalkan setiap Senin juga ikut terdampak.

Amrillah menjelaskan, Bandara Haji Muhammad Sidik merupakan bandar udara visual sehingga membutuhkan kondisi jarak pandang sekitar 5.000 meter atau lebih untuk mendukung keselamatan penerbangan. “Jarak pandang pada pagi hingga siang hari ini hanya sekitar 100 meter. Kondisi tersebut tidak aman untuk penerbangan,” jelasnya.

Ia mengatakan pembatalan dilakukan sebagai bagian dari pertimbangan keselamatan penerbangan. Selama kondisi jarak pandang belum memenuhi persyaratan, penerbangan belum dapat dilaksanakan. Gangguan penerbangan tersebut menjadi salah satu dampak nyata dari memburuknya kondisi kabut asap akibat Karhutla di wilayah Barito Utara.

Baca Juga :  Anggota DPRD Barut, Ardianto Soroti Minimnya Peralatan Pemadaman Karhutla di Teweh Selatan

Sementara itu, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menekankan pentingnya kecepatan dan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menangani Karhutla. “Begitu ada laporan titik panas atau kejadian kebakaran, seluruh tim harus cepat bergerak. Jangan sampai terjadi keterlambatan dalam penanganan,” tegas Shalahuddin.

Menurutnya, setiap laporan hotspot maupun kejadian kebakaran harus segera direspons karena kecepatan tim menuju lokasi menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah api meluas.
“Saya minta seluruh peralatan pemadaman dipastikan dalam kondisi baik dan siap digunakan setiap saat,” tekan Bupati.

Shalahuddin berharap seluruh unsur terkait meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan sehingga Karhutla dapat ditangani sedini mungkin dan dampaknya terhadap masyarakat maupun aktivitas transportasi dapat ditekan.    AP)

Berita Terkait

Setelah Dua Bulan Terganggu Kabut Asap Karhutla, Penerbangan di Bandara HMS Muara Teweh Kembali Normal
Polres Bartim Gelar Sertijab Kabag Ops dan Dua Kapolsek
Tera Ulang Timbangan Jembatan PT MPG oleh Disdagrin Barito Utara Diapresiasi Anggota Dewan
Geger di Ampah Kota, Lansia 79 Tahun Jadi Korban Penganiayaan Parang
Penguatan Posyandu 6 Bidang SPM Diapresiasi Anggota DPRD Barito Utara
Siswa SMA dan SMK di Barito Utara Masih PJJ, Patih Herman AB Soroti Koordinasi Disdik Kalteng dan Pihak Sekolah
Anggota DPRD, Ardianto Apresiasi Patroli Gabungan Karhutla Pantau Titik Rawan dengan Drone
Taufik Nugraha Serap Aspirasi Warga Teweh Tengah Terkait Air Bersih dan Infrastruktur saat Reses di Dapil I
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:22 WIB

Setelah Dua Bulan Terganggu Kabut Asap Karhutla, Penerbangan di Bandara HMS Muara Teweh Kembali Normal

Senin, 2 November 2026 - 11:50 WIB

Polres Bartim Gelar Sertijab Kabag Ops dan Dua Kapolsek

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Tera Ulang Timbangan Jembatan PT MPG oleh Disdagrin Barito Utara Diapresiasi Anggota Dewan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Geger di Ampah Kota, Lansia 79 Tahun Jadi Korban Penganiayaan Parang

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Penguatan Posyandu 6 Bidang SPM Diapresiasi Anggota DPRD Barito Utara

Berita Terbaru

BARITO TIMUR

Polres Bartim Gelar Sertijab Kabag Ops dan Dua Kapolsek

Senin, 2 Nov 2026 - 11:50 WIB