Rakor Penyusunan Dokumen Rencana Kontijensi Kesiapsiagaan dan Ketahanan Terhadap Wabah Penyakit

- Jurnalis

Selasa, 29 Oktober 2024 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKOR PENYUSUNAN DOKUMEN-Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan dan Kesra drg Dwi Agus Setijowati menghadiri kegiatan rakor sekaligus membuka kegiatan terkait penyusunan dokumen rencana kontijensi kesiapsiagaan dan ketahanan terhadap wabah penyakit infeksi Emerging Patogen Respiratory, di ruang rapat C Setda, Selasa (29/10/2024).

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemkab Barito Utara melalui Dinas Kesehatan Barito Utara melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) terkait penyusunan dokumen rencana kontijensi kesiapsiagaan dan ketahanan terhadap wabah penyakit infeksi Emerging Patogen Respiratory, di ruang rapat C Setda Barito Utara, Selasa (29/10/2024).

Dalam rapkor tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan dan Kesra drg Dwi Agus Setijowati sekaligus membuka kegiatan, mewakili unsur FKPD, dr Rian Hermana dan Sarikasih Harefa dari Kementrian Kesehatan, Sekdis Kesehatan, mewakili kepala perangkat daerah dan undangan lainnya.

Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis dalam sambutannya yang disampaikan drg Dwi Agus Setijowati mengatakan pergeseran tren penyakit dari yang tadinya penyakit menular menjadi penyakit tidak menular sudah lama diprediksi akan terjadi dan saat ini sudah terjadi.

Menurutnya, perubahan gaya hidup dan mobilisasi yang begitu mudah menjadi salah satu pemicu tingginya kejadian penyakit tidak menular. Sekalipun angka kejadian penyakit tidak menular terus meningkat, namun ancaman terhadap penyakit menular menjadi lebih kompleks akibat adanya kemudahan akses mobilisasi.

Baca Juga :  Radar Cuaca Muara Teweh Perkuat Keselamatan Penerbangan dan Mitigasi Bencana

“Dewasa ini, banyak negara yang menerapkan secara lebih komprehensif kewaspadaan dini terhadap penyakit-penyakit lintas negara. Munculnya istilah penyakit infeksi emerging atau yang juga dikenal dengan emerging disease,” kata dia.

Dijelaskannya, penyakit infeksi emerging adalah penyakit yang muncul dan menyerang suatu populasi untuk pertama kalinya atau telah ada sebelumnya namun meningkat dengan sangat cepat, baik dalam jumlah kasus baru di dalam satu populasi, atau penyebarannya ke darah geografis yang baru (re-emerging infectious disease).

Lebih lanjut Dwi Agus mengatakan penyakit infeksi emerging dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, dan parasit. Di indonesia sendiri, Kemenkes RI telah menetapkan jenis penyakit, yang menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat yang meresahkan dunia yaitu pes, kolera, meningitis meningokukus, yellow fever, hanta virus, sars (severe accute respiatory syndrome), avian influenza, cacar, ebola, japanese encephalitis, poliomielitis akut, anthrax, virus nipah, flu burung, dll yang terbaru adalah covid-19.

Diungkapkannya, Covid-19 yang ditetapkan sebagai bencana nasional non-alam oleh Presiden pada 13 April 2020 melalui Keppres RI nomor 12 tahun 2020. Status pandemi Covid-19 itu kemudian dicabut dan berubah menjadi endemi pada 21 Juni 2023 oleh Presiden.

Baca Juga :  OPD Diminta Percepat Penyerapan Anggaran, Bupati Shalahuddin: Masyarakat Menunggu Hasil Kerja

Jumlah kematian dan kesakitan yang besar, baik di indonesia maupun di seluruh dunia, terutama disebabkan ketidak-siapan negara-negara dalam menghadapi ancaman Covid-19, yang merupakan kasus atau penyakit baru.

“Untuk Kabupaten Barito Utara kasus Covid-19 terkonfirmasi sebanyak 1.938 kasus, sembuh sebanyak 1.888 dan meninggal 50 jiwa. Sedangkan kasus-kasus penyakit emerging lainnya masih belum ditemukan di Kabupaten Barito Utara,” katanya.

Dwi Agus mengatakan belajar dari pandemi Covid-19, sangat disadari pentingnya rencana kontinjensi dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kedaruratan kesehatan masyarakat (KKM) baik pandemi ini, maupun kemungkinan epidemi atau KKM lainnya.

Untuk dapat mengantisipasi peningkatan kasus baru tersebut dibutuhkan upaya yang cepat, tepat, akurat, efektif dan efisien dalam penanggulangannya.

“Kami berharap dengan rapat koordinasi ini akan menghasilkan sebuah komitmen pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana, tentunya kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan terhadap penyakit infeksi emerging respiratory dengan menyusun dokumen rencana kontinjensi penanggulangan wabah penyakit infeksi emerging respiratory di daerah ini,” kata Staf Ahli Bupati mengahiri sambutan Pj Bupati.

(AP/Tim)

Berita Terkait

KEJATI KALTENG TERIMA TAHAP II KASUS KORUPSI RETRIBUSI PELABUHAN BARITO UTARA TAHUN 2023-2024, KERUGIAN NEGARA RP3,9 MILIAR
Danramil 03/GP Mayor Kav Tri Atmojo dan Ketua Persit KCK Ranting 4 Koramil 03/GP Ny. Nita Tri Atmojo Hadir Berikan Semangat, Besuk Sertu Hendro yang Tengah Jalani Perawatan
Semarak Kemerdekaan Dimulai! Danramil 01/TS Mayor Inf Manatap Rajagukguk Bersama Tiga Pilar Taman Sari Satukan Langkah dalam Gebyar HUT ke-81 RI
Perketat Keamanan Malam Hari, Babinsa Koramil 01/Taman Sari Gelar Siskamling Bersama Warga
Forum Dialogis Problem Solving, Tiga Pilar Kecamatan Taman Sari Gelar Roadshow Kunjungan Kerja di Kelurahan Pinangsia
Keberhasilan dan Keberanian di bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo
Pimpin Gowes Bersama, Bupati Shalahuddin Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat
Ketua Dekranasda Barut: Sertifikat HAKI Tingkatkan Nilai dan Daya Saing Batik Barito Utara
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:48 WIB

KEJATI KALTENG TERIMA TAHAP II KASUS KORUPSI RETRIBUSI PELABUHAN BARITO UTARA TAHUN 2023-2024, KERUGIAN NEGARA RP3,9 MILIAR

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Danramil 03/GP Mayor Kav Tri Atmojo dan Ketua Persit KCK Ranting 4 Koramil 03/GP Ny. Nita Tri Atmojo Hadir Berikan Semangat, Besuk Sertu Hendro yang Tengah Jalani Perawatan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Semarak Kemerdekaan Dimulai! Danramil 01/TS Mayor Inf Manatap Rajagukguk Bersama Tiga Pilar Taman Sari Satukan Langkah dalam Gebyar HUT ke-81 RI

Senin, 22 Juni 2026 - 16:43 WIB

Perketat Keamanan Malam Hari, Babinsa Koramil 01/Taman Sari Gelar Siskamling Bersama Warga

Senin, 22 Juni 2026 - 16:33 WIB

Forum Dialogis Problem Solving, Tiga Pilar Kecamatan Taman Sari Gelar Roadshow Kunjungan Kerja di Kelurahan Pinangsia

Berita Terbaru

oplus_0

BARITO TIMUR

RAPBD 2027 Bartim Tembus Rp869 Miliar, SDM Unggul Jadi Prioritas

Jumat, 11 Sep 2026 - 17:16 WIB