Asisten I Barito Timur Buka Festival Panen Raya Lokakarya Guru Penggerak Angkatan 10

- Jurnalis

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Barito Timur – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim), menggelar Festival Panen Raya untuk Lokakarya Tujuh Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 10. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Ari Panan P Lelu, yang hadir mewakili Pj Bupati Bartim, Indra Gunawan, Sabtu (26/10).

Dalam sambutan tertulisnya, Indra Gunawan menyampaikan pentingnya peran guru penggerak dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Barito Timur. “Guru penggerak merupakan inisiatif pemerintah untuk memajukan kompetensi guru, dengan harapan mereka mampu menggerakkan komunitas belajar di dalam maupun luar sekolah,” ujar Ari, membacakan sambutan bupati.

Dia mengharapkan, guru penggerak dapat menjadi motivator dan membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk orang tua, guna meningkatkan kualitas pendidikan.

Baca Juga :  Sosialisasi Kesehatan Calon Jemaah Haji Barito Utara Diapresiasi Anggota DPRD

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bartim, Sabai, menambahkan bahwa Program Guru Penggerak (PGP) adalah bagian dari Program Merdeka Belajar yang dicetuskan Kemendikbudristek.

Program ini berfokus pada pedagogi yang berpusat pada siswa, serta pelatihan kepemimpinan melalui pendekatan kolaboratif dan holistik.

Menurutnya, PGP bertujuan untuk melahirkan guru yang tidak hanya cakap dalam mengajar, tetapi juga mampu mencetak siswa yang berdaya saing global dan berkarakter Pancasila.

Di Kabupaten Barito Timur, program ini telah berjalan sebanyak lima angkatan, dengan jumlah peserta mencapai 80 orang, yang terdiri dari guru TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK.Selama enam bulan, para CGP mengikuti tujuh sesi lokakarya, pembinaan langsung di sekolah, serta penugasan lainnya.

Festival Panen Raya ini menjadi puncak dari proses tersebut, di mana para guru penggerak memamerkan karya-karya inovatif yang telah mereka hasilkan selama pelatihan.

Baca Juga :  Sambut Kapolres Baru Barito Utara, Bupati Shalahuddin Apresiasi Pengabdian AKBP Singgih Febiyanto

Guru penggerak yang lulus dari program ini akan menerima Sertifikat Guru Penggerak, yang menjadi salah satu syarat utama untuk dapat diangkat sebagai kepala sekolah, sesuai dengan Permendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021.

Sabai berharap, sertifikat ini tidak hanya menjadi capaian administratif, namun juga dapat diterapkan dalam lingkungan sekolah demi kemajuan pendidikan.Acara ini dihadiri oleh Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Kalimantan Tengah, I Ketut Sukajaya, S.Pd., M.Pd., beserta tim yang mendukung pelaksanaan PGP di Kabupaten Barito Timur.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kesuksesan program ini,” pungkas Ari Panan.(Ahmad Fahrizali/cak/har)

Berita Terkait

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Dorong Percepatan Penurunan Kemiskinan, Anggota DPRD Hasrat Dukung Evaluasi BPKP
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru