
JAKARTA BARAT – Ketersediaan dan harga kebutuhan pokok masyarakat di wilayah Jakarta Barat terpantau aman dan relatif stabil. Hal tersebut berdasarkan pemantauan harga sembilan bahan pokok (sembako) yang dilakukan jajaran Koramil 03/Grogol Petamburan – Kodim 0503/Jakarta Barat, pada Senin (3/8/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah komoditas pangan masih tersedia dengan harga yang relatif terkendali. Beras medium tercatat sebesar Rp18.000 per kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, minyak goreng Rp20.000 per kilogram, serta daging sapi Rp140.000 per kilogram.
Sementara itu, harga daging ayam berada di kisaran Rp40.000 per kilogram, telur ayam Rp26.000 per kilogram, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp40.500 per kilogram, cabai merah Rp60.000 per kilogram, dan garam Rp20.000 per kilogram. Untuk gas elpiji ukuran 3 kilogram, harga terpantau Rp20.000 per tabung

Dari hasil pemantauan tersebut, tingkat ketersediaan bahan kebutuhan pokok di wilayah jajaran Koramil 03/GP berada dalam kondisi aman, sementara tidak ditemukan adanya hal menonjol terkait kondisi harga maupun distribusi bahan pangan.
Danramil 03/GP Mayor Kav Tri Atmojo mengatakan, pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu menjaga stabilitas pangan serta memberikan informasi kondisi kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.
“Dari hasil pemantauan hari ini, ketersediaan bahan pokok di wilayah Jakarta Barat, khususnya jajaran Koramil 03/GP, masih dalam kondisi aman. Harga komoditas pangan juga relatif stabil dan belum ditemukan adanya hal menonjol yang dapat mengganggu kebutuhan masyarakat,” ujar Mayor Kav Tri Atmojo.

Menurutnya, pemantauan akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga kebutuhan pokok.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan unsur terkait dan memantau perkembangan di lapangan. Harapannya, kebutuhan masyarakat dapat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar dan ketersediaan yang mencukupi,” pungkasnya.
Dengan kondisi tersebut, situasi kebutuhan bahan pokok di wilayah Jakarta Barat pada Senin, 3 Agustus 2026, secara umum aman, tersedia, dan relatif stabil.
(M.Solichin)









