Konferensi Kerja PGRI Barito Utara 2026, Ketua PGRI Kalteng Soroti Kesejahteraan Guru Honorer

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PGRI Provinsi Kalteng DR. Diplan, S.Pd., M.Pd.,

TEWENEWS, Muara Teweh – Persoalan kesejahteraan guru, khususnya guru honorer, menjadi salah satu isu utama yang mengemuka dalam Konferensi Kerja Kabupaten PGRI Barito Utara Tahun 2026 yang digelar di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara, Jumat (5/6/2026).

Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Diplan, S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menegaskan bahwa perjuangan meningkatkan kesejahteraan guru harus terus menjadi agenda utama organisasi PGRI di semua tingkatan.

Menurut Diplan, guru merupakan sosok filantropis sejati yang mengabdikan hidupnya untuk mencerdaskan generasi bangsa. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan guru harus menjadi tanggung jawab bersama.

“Guru adalah pribadi yang penuh kasih sayang, tulus mendidik dan mengajar anak-anak bangsa. Setelah orang tua, guru merupakan sosok yang memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda. Karena itu sudah sepatutnya kita memperjuangkan kesejahteraan mereka,” ujar Diplan.

Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih banyak guru honorer yang menerima penghasilan jauh dari kata layak. Kondisi tersebut menurutnya menjadi tantangan yang harus terus diperjuangkan oleh PGRI.

“Di berbagai daerah masih ditemukan guru honorer yang menerima penghasilan sangat rendah. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. PGRI harus terus hadir memperjuangkan hak-hak guru dan mendorong peningkatan kesejahteraan mereka,” tegasnya.

Baca Juga :  Pembukaan Akses Jalan Permudah  Pemasangan Jaringan Listrik ke Desa Terpencil

Diplan juga menambahkan, meskipun saat ini pemerintah dihadapkan pada berbagai kebijakan efisiensi anggaran, perhatian terhadap sektor pendidikan dan kesejahteraan guru harus tetap menjadi prioritas.

“Saya memahami betul perjuangan guru karena saya berasal dari keluarga guru dan pernah menjadi guru. Dunia pendidikan tidak pernah jauh dari kehidupan saya. Karena itu saya akan terus menyuarakan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru,” katanya lagi.

Selain menyoroti kesejahteraan guru, Diplan juga mengajak seluruh pengurus dan anggota PGRI untuk memperkuat solidaritas organisasi serta terus berkontribusi dalam pembangunan pendidikan yang berkualitas.

“Kita harus membangun kerja sama yang harmonis dan produktif, memperkuat kelembagaan, menjaga demokrasi, serta mendukung berbagai program pembangunan pendidikan yang berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Barito Utara, Maslan, S.Pd.I, mengatakan bahwa Konferensi Kerja Kabupaten PGRI merupakan forum strategis untuk melakukan evaluasi program kerja sekaligus menyusun langkah-langkah organisasi ke depan.

“Konferensi kerja ini menjadi momentum penting bagi seluruh pengurus dan anggota PGRI untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan profesionalisme guru, serta menyusun program yang mampu menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini,” kata Maslan.

Ia menegaskan bahwa PGRI Barito Utara berkomitmen untuk terus memperjuangkan peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, sekaligus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Baca Juga :  BCKS Barito Utara 2026 Perkuat Kompetensi Pengelolaan Sekolah Berbasis Pengalaman

“Guru merupakan ujung tombak pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, PGRI akan terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan dan memperjuangkan kepentingan guru,” ujarnya.

Maslan juga mengajak seluruh anggota PGRI untuk menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan profesionalisme, serta terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik.

“Kami berharap melalui konferensi kerja ini lahir berbagai gagasan dan program yang bermanfaat bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Barito Utara. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kita optimistis dapat menciptakan pendidikan yang lebih berkualitas dan berdaya saing,” pungkasnya.

Konferensi Kerja Kabupaten PGRI Barito Utara Tahun 2026 dihadiri Bunda Guru Barito Utara Hj Maya Savitri Shalahuddin, Ketua GOW dan Ketua DWP Barito Utara serta pengurus PGRI Provinsi Kalimantan Tengah, pengurus PGRI Kabupaten Barito Utara, kepala sekolah, guru dari berbagai jenjang pendidikan, serta sejumlah undangan lainnya.

Kegiatan tersebut menjadi wadah konsolidasi organisasi sekaligus forum untuk merumuskan berbagai program strategis guna mendukung kemajuan pendidikan dan peningkatan kesejahteraan guru di Kabupaten Barito Utara.(Atr)

 

Berita Terkait

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!
Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur
Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan
13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi
Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober
Dorong Pertumbuhan Investasi, Suhendra Apresiasi Bimtek Perizinan Berusaha di Barito Utara
Anggota DPRD Dukung Pendataan Aset Jalan yang Akurat di Barito Utara
Dorong Percepatan Penurunan Kemiskinan, Anggota DPRD Hasrat Dukung Evaluasi BPKP
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Hj. Nety Herawati Soroti Karhutla: Jangan Tunggu Asap Pekat Baru Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Disbun Kalteng Sosialisasikan Pendataan Sawit Rakyat di Barito Timur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Karhutla Bartim Tembus 796 Kejadian, Polres Perkuat Pemadaman dan Pencegahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:59 WIB

13 Pelanggar Perda di Muara Teweh Ditertibkan! Membandel Setelah 5 Bulan Disosialisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Bartim Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla hingga 31 Oktober

Berita Terbaru