TEWENEWS, Muara Teweh – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Barito Utara, Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) HATAPA menggelar sosialisasi dan pelatihan mengenai keamanan pangan serta perizinan usaha, Kamis, 7 November 2024.
Kegiatan ini dihadiri 35 pelaku UMKM binaan LPB HATAPA, serta dari CSR PT Pamapersada Nusantara, Esti Lestari dan CSR PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM), Kharisma.
Acara yang dibuka oleh Koordinator LPB HATAPA, Amirrullah, ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para pelaku UMKM mengenai pentingnya menjaga keamanan pangan dalam produk yang mereka hasilkan.
Selain itu, pelatihan ini juga memberikan panduan lengkap mengenai proses pengurusan perizinan usaha, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB) hingga Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).
“Keamanan pangan dan legalitas usaha adalah dua hal yang saling berkaitan dan sangat penting bagi keberlangsungan sebuah usaha,” ujar Amirrullah dalam sambutannya.
Menurutnya, dengan memahami kedua aspek ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Untuk memberikan materi yang berkualitas, LPB HATAPA mengundang narasumber kompeten dari Dinas Kesehatan Barito Utara, yaitu apt. Cristiawan E.C.P, S.Farm dan apt. Nurmiati, S.Farm.
Selain itu, perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Barito Utara juga turut memberikan materi terkait prosedur pengurusan perizinan usaha.
Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Mereka diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi dengan para narasumber mengenai kendala yang sering dihadapi dalam menjalankan usaha.
Sebagai bentuk evaluasi, peserta juga diwajibkan mengikuti post-test untuk mengukur tingkat pemahaman mereka.
“Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, LPB HATAPA berkomitmen untuk memberikan pendampingan kepada para peserta dalam proses penerbitan izin usaha,” jelas Amirullah.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran administrasi dan mempermudah pelaku UMKM dalam memenuhi persyaratan legalitas usaha.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produknya, memenuhi standar keamanan pangan, dan memiliki legalitas usaha yang lengkap,” ungkap Amirrullah.
Dengan demikian, UMKM di Barito Utara dapat semakin berkembang dan berkontribusi pada perekonomian daerah.
“LPB HATAPA berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan UMKM di Kabupaten Barito Utara. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, para pelaku UMKM diharapkan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
(Red)









