TEWENEWS, Barito Utara – Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program Swadaya Gizi Masyarakat (SGM) menggelar tahap penjurian lapangan dalam Lomba Desa Mandiri Pangan 2026 pada 3-4 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kemandirian pangan dan pemenuhan gizi yang lebih baik di tingkat desa.
CSR Officer PAMA site SMMS, Haidar Fajar Firmansyah menjelaskan bahwa acara ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat kemandirian pangan di masyarakat.
“Melalui lomba ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi secara kolektif dan berkelanjutan,” ujar Haidar, Rabu (4/2).
Tahun ini, lomba terbagi dalam dua kategori utama:
1. Lomba Desa Swadaya Gizi, yang diikuti oleh 6 Kelompok Penerima Manfaat SGM yang telah berhasil mengimplementasikan program pemenuhan gizi secara bersama-sama dalam komunitas mereka.
2. Pekarangan Hijau Terbaik, yang melibatkan 9 Pekarangan Individu Penerima Manfaat SGM, dimana mereka dinilai berdasarkan kreativitas dan produktivitas dalam memanfaatkan lahan rumah tangga untuk tanaman pangan.
“Untuk memastikan penilaian yang objektif dan kredibel, kegiatan ini melibatkan tim juri yang terdiri dari para profesional, termasuk tim CSR dari PT SMM dan PT PAMA, serta anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara,” jelasnya.
Para juri memberikan sudut pandang ahli mengenai tata kelola pangan dan kesehatan keluarga.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian menuju ajang puncak, yaitu SMM-PAMA Healthy Award 2026, yang diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan yang sehat, mandiri, dan berdaya dengan memaksimalkan sumber daya lokal.
“Dengan program ini, PAMA dan SMM berharap dapat terus berkontribusi pada tercapainya ketahanan pangan yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Barito Utara,” tandasnya. (Red)








