
JAKARTA BARAT — Pembangunan Pos Kolaborasi TNI, Wanra, Mitra Jaya dan Ojek Online Koramil 01/Taman Sari – Kodim 0503/ Jakarta Barat, terus menunjukkan perkembangan. Memasuki progres sekitar 75 persen, pembangunan tersebut mendapat perhatian langsung dari Danramil 01/Taman Sari Mayor Inf Manatap Rajagukguk, S.E., M.H., M.M.
Danramil melakukan pengecekan langsung pembangunan pos yang berlokasi di Jalan Taman Sari X RT.012/RW.01, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (10/8/2026).
Pengecekan dilakukan untuk melihat sejauh mana perkembangan pembangunan sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai rencana.
Pos kolaborasi tersebut diproyeksikan bukan hanya sebagai tempat berkumpul atau pos penjagaan, tetapi menjadi titik temu berbagai unsur masyarakat dalam membangun komunikasi dan menjaga keamanan lingkungan.
Konsep kolaborasi yang melibatkan TNI, Wanra, Mitra Jaya dan komunitas Ojek Online diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat.

Keberadaan para pengemudi ojek online yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai sudut wilayah juga menjadi potensi besar dalam membantu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Dengan adanya pos tersebut, komunikasi dan koordinasi antarunsur diharapkan menjadi lebih cepat, terutama dalam menyampaikan informasi mengenai situasi dan kondisi wilayah.
Danramil 01/Taman Sari Mayor Inf Manatap Rajagukguk, S.E., M.H., M.M., mengatakan pembangunan pos kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat.
“Pos ini bukan hanya bangunan secara fisik, tetapi merupakan simbol kebersamaan. Kita ingin menjadikan tempat ini sebagai titik komunikasi dan koordinasi antara TNI, Wanra, Mitra Jaya, Ojek Online dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban wilayah,” ujar Mayor Inf Manatap Rajagukguk.

Menurutnya, keamanan lingkungan tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat. Dibutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat yang berada dan beraktivitas di wilayah tersebut.
“Dengan adanya kolaborasi ini, kita berharap setiap informasi yang berkembang di masyarakat dapat lebih cepat diketahui dan dikoordinasikan. Semakin kuat komunikasi, semakin cepat pula kita melakukan langkah antisipasi apabila terdapat potensi gangguan keamanan,” tambahnya.
Dalam pengecekan tersebut, Danramil melihat langsung kondisi pembangunan yang saat ini telah mencapai sekitar 75 persen. Sejumlah bagian bangunan telah terbentuk dan pengerjaan selanjutnya diarahkan pada penyelesaian serta penyempurnaan fasilitas pendukung.
Danramil juga menekankan pentingnya memperhatikan kualitas pengerjaan sehingga pos tersebut nantinya dapat digunakan secara optimal dan memberikan kenyamanan bagi personel maupun masyarakat yang melakukan koordinasi.
Keberadaan pos ini diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun keamanan lingkungan yang bersifat kolaboratif, dengan mengedepankan komunikasi, kepedulian dan respons cepat.
Dari sebuah bangunan sederhana di sudut wilayah Taman Sari, diharapkan lahir kekuatan besar, ketika TNI, masyarakat, komunitas dan seluruh unsur kewilayahan bergerak bersama, menjaga keamanan bukan lagi sekadar tugas—tetapi menjadi tanggung jawab bersama.
(M.Solichin)









