Terima Penghargaan Kedua Kali Atas Pelestarian Bahasa Daerah, Pj Bupati Muhlis : Ini Adalah Penghargaan Untuk Seluruh Masyarakat Barito Utara

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Depok – Sebagai bentuk apresiasi, atas komitmen melestarikan bahasa daerah dalam program revitalisasi bahasa ibu di daerah, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, dalam hal ini, Penjabat Bupati Barito Utara, Drs Muhlis, kembali menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia pada Senin (26/5/2025).

Penghargaan ini adalah penghargaan ke dua yang diterima oleh pemkab Barut setelah sebelumnya pada tahun 2024 Kabupaten Barito Utara menjadi satu-satunya kabupaten di Kalimantan Tengah yang menerima penghargaan. Sementara untuk tahun ini, Kabupaten Barito Utara termasuk dalam 3 kabupaten se Kalimantan Tengah yang berhasil meraih penghargaan selain kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Sukamara.

“Ini adalah penghargaan untuk seluruh masyarakat Barito Utara, pelestarian bahasa ibu adalah tanggung jawab bersama, dan kami akan terus mendukung program ini demi keberlanjutan budaya dan kearifan lokal,” ucap Pj Bupati Muhlis usai menerima penghargaan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti M.Ed dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang aktif melestarikan bahasa ibu.

“Bahasa ibu adalah jati diri dan kekayaan bangsa. Tanpa dukungan pemerintah daerah, upaya pelestarian ini tidak akan berjalan optimal,” ujar Prof. Mu’ti.

Hingga kini diketahui, Kemendikdasmen telah melakukan revitalisasi terhadap 114 bahasa dan dialek di 38 provinsi. Program ini bertujuan membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya bahasa ibu dan memperkuat identitas lokal melalui pendekatan pendidikan dan kebudayaan.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Hj Maya Savitri Shalahuddin Buka Lomba Baca Puisi Meriahkan Hari Kartini

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, dalam acara Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FBIN) tahun 2025 yang diselenggarakan di Gedung Merah Putih, Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemdikdasmen, Depok, Jawa Barat.

Penghargaan ini menjadi sangat membanggakan karena diterima dua tahun berturut-turut, yakni tahun 2024 dan 2025, dari dua Menteri Pendidikan yang berbeda, yaitu Nadiem Makarim dan Prof. Dr. Abdul Mu’ti. Pada tahun 2024, hanya 20 kabupaten/kota yang menerima penghargaan ini, dan Kabupaten Barito Utara menjadi satu-satunya dari Kalimantan Tengah.

Sedangkan di tahun 2025, dari total 416 kabupaten dan 98 kota di 34 provinsi seluruh Indonesia, hanya 42 kabupaten/kota yang terpilih, termasuk tiga dari Kalimantan Tengah: Kabupaten Barito Utara, Barito Selatan, dan Sukamara.

Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiluddin A. Surapati, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas apresiasi yang kembali diberikan oleh pemerintah pusat.

“Ini adalah bentuk pengakuan nyata terhadap kerja keras kita semua, khususnya jajaran Dinas Pendidikan dalam menjaga dan melestarikan bahasa ibu. Kita telah memulai langkah konkret melalui revitalisasi bahasa daerah seperti Bahasa Dayak Bakumpai, Maayan, Tewoyan, dan Dusun Malang,” ujar Kadis Pendidikan Barito Utara ini.

Baca Juga :  Jajaran Direksi dan Komisaris PT MBSM Berganti, Wabup Felix Harapkan Distribusi  BBM ke Masyarakat Jadi Lebih Baik

Lebih lanjut, Syahmiluddin menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang menyusun instrumen akhir untuk memasukkan bahasa ibu sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah di Barito Utara. Pemilihan jenis bahasa ibu yang akan diajarkan akan diserahkan kepada masing-masing sekolah berdasarkan konteks bahasa yang paling umum digunakan di lingkungan sekitar.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga tengah mengusulkan kebijakan agar setiap tanggal tertentu dalam sebulan, seluruh ASN di lingkungan Pemkab Barito Utara diwajibkan menggunakan bahasa ibu dalam pelayanan publik, sebagai bentuk nyata dari pelestarian.

“Memang tidak mudah melestarikan bahasa ibu yang jumlahnya sangat banyak. Namun ini adalah kewajiban kita bersama agar tidak punah. Bahasa ibu adalah sarana penting bagi generasi muda untuk memahami budaya dan peradaban leluhur,” tegas Syahmiluddin.

Dengan dukungan dari seluruh elemen baik eksekutif, legislatif, maupun masyarakat Barito Utara, ia optimis bahwa upaya dan program revitalisasi bahasa daerah ini akan terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain.

Dalam kegiatan di Depok, Pj. Bupati Barito Utara hadir didampingi oleh jajaran Dinas Pendidikan dan Dinas Kominfo Kabupaten Barito Utara.

(AP/Kmf)

Berita Terkait

Peringati Hari Pendidikan Nasional 2026, Pemkab Bartim Tekankan Refleksi dan Peningkatan Kualitas SDM
Ribuan Pelajar Berprestasi di Barito Utara  Terima Penghargaan SIP Pintar Juara
Reni Sugiarti Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026, Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pemkab Barito Timur Lepas 103 Calon Jemaah Haji Tahun 2026
Lepas JCH Barito Utara, Bupati Ingatkan Jaga Kesehatan dan Kesabaran
Momen Hari Buruh, Pemkab Barito Timur Ajak Pekerja Bersatu dan Berkolaborasi
Momentum May Day 2026, Bayanto Soroti Perlindungan dan Hak Buruh
Ketua PAN Bartim Soroti Kesejahteraan Buruh di Tengah Tekanan Ekonomi Global
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:27 WIB

Peringati Hari Pendidikan Nasional 2026, Pemkab Bartim Tekankan Refleksi dan Peningkatan Kualitas SDM

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:09 WIB

Ribuan Pelajar Berprestasi di Barito Utara  Terima Penghargaan SIP Pintar Juara

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:45 WIB

Reni Sugiarti Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026, Tekankan Pentingnya Peningkatan Kualitas Pendidikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:39 WIB

Pemkab Barito Timur Lepas 103 Calon Jemaah Haji Tahun 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:08 WIB

Lepas JCH Barito Utara, Bupati Ingatkan Jaga Kesehatan dan Kesabaran

Berita Terbaru

BARITO TIMUR

Pemkab Barito Timur Lepas 103 Calon Jemaah Haji Tahun 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:39 WIB