
JAKARTA BARAT – Suasana malam di kawasan Jl. Sawah Balong, RT.02/RW.04, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, mendadak berubah mencekam. Kobaran api melanda lapak barang bekas pada Sabtu Dinihari (5/9/2026) sekitar pukul 00.01 WIB dan dengan cepat membesar hingga merambat ke sejumlah bangunan di sekitarnya.
Lapak barang bekas milik H. Darno (60) menjadi titik awal kebakaran yang kemudian berdampak cukup luas. Kepulan asap dan api pertama kali diketahui oleh warga yang berada di sekitar lokasi. Teriakan “Kebakaran!” sontak membangunkan warga dan memicu upaya pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya.

Namun, material yang mudah terbakar membuat api semakin membesar. Ketua RT setempat kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sekitar pukul 00.15 WIB, Babinsa Koramil 07/Kembangan dan Bhabinkamtibmas tiba di lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu proses penanganan. Sepuluh menit kemudian, tepatnya pukul 00.25 WIB, armada pemadam kebakaran serta water tank TNI AD tiba dan langsung berjibaku melakukan pemadaman.
Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Sebanyak 25 unit armada pemadam kebakaran dengan sekitar 100 personel dikerahkan di bawah pimpinan Karyono selaku Kasatgas Damkar Srengseng.
Sekitar pukul 11.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
**Dampak Kebakaran Cukup Luas**
Kebakaran tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan dan kendaraan terbakar. Data sementara mencatat dua lapak, masing-masing lapak limbah plastik dan gudang furniture, serta empat rumah permanen ikut terdampak.
Selain itu, sebanyak 55 petak kontrakan, satu mushola, 22 sepeda motor, serta dua kendaraan roda empat yang terdiri dari satu mobil pribadi jenis Kijang Kapsul dan satu truk, turut terbakar.
Dampak kebakaran juga membuat sekitar **60 kepala keluarga atau 245 jiwa** harus mengungsi sementara demi keselamatan. Warga yang terdampak sementara diarahkan ke sejumlah lokasi pengungsian, antara lain **Mushola Al-Falah RT.01/RW.04** dan **tenda BPBD di RT.02/RW.04**.
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.
**Diduga Berawal dari Korsleting Listrik**
Berdasarkan informasi awal di lapangan, kebakaran **diduga dipicu korsleting listrik**. Diduga terdapat bagian kabel yang mengelupas dan mengalami gesekan hingga menimbulkan percikan api.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan pendalaman pihak berwenang.
Respons cepat dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai unsur. Personel yang terlibat antara lain **7 personel Koramil 07/Kembangan beserta 1 unit mobil Water Tank TNI AD** dipimpin Danramil 07/Kembangan **Mayor Inf Kholik**, 4 personel Polsek, 25 unit Damkar dengan sekitar 100 personel, 5 personel BPBD, 3 personel Satpol PP, 3 personel FKDM, 1 personel LMK, serta 25 personel PPSU Kelurahan Srengseng.
Danramil 07/Kembangan Mayor Inf Kholik menegaskan bahwa pihaknya bersama unsur terkait terus memonitor kondisi di lokasi, terutama selama proses pendinginan dan penanganan warga terdampak.
**“Kami memastikan penanganan kebakaran terus dimonitor sampai proses pendinginan selesai. Keselamatan warga menjadi prioritas utama, sementara kami juga terus berkoordinasi dengan Damkar, Polsek, BPBD dan seluruh unsur terkait agar kondisi di lokasi tetap aman dan tidak terjadi kebakaran susulan,”** ujar Mayor Inf Kholik.
Ia menambahkan, aparat kewilayahan juga membantu memastikan kebutuhan dan kondisi warga terdampak tetap terpantau selama berada di tempat pengungsian sementara.

Hingga siang hari, proses pendinginan masih berlangsung. Sementara itu, penanganan terkait kejadian kebakaran telah dilakukan oleh Polsek Kembangan.
Kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, khususnya kondisi kabel yang sudah lama, terkelupas, atau berpotensi mengalami gesekan. Langkah sederhana tersebut dapat menjadi upaya awal untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat berdampak luas bagi lingkungan dan masyarakat.
(M.Solichin)
Penulis : M. Solichin
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Pendim 0503/JB









