TEWENEWS, MUARA TEWEH – Aksi nekat terjadi di penyeberangan feri Desa Lemo, Kecamatan Teweh Tengah. Seorang pemuda berusia 18 tahun memilih terjun ke Sungai Barito untuk melarikan diri dari kejaran polisi, Sabtu (17/10/2026) dini hari.
Namun, aksi dramatis itu berakhir gagal.
Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Barito Utara dengan sigap berhasil mengamankan pemuda berinisial RRM (18) sekitar pukul 00.45 WIB. Ia diduga kuat sebagai pengedar sabu.
Dari saku celana pelaku, polisi menemukan bungkusan kresek hitam yang isinya bikin geleng kepala. Di dalamnya terdapat 2 paket sabu dengan berat kotor 10,19 gram, siap edar.
Kronologi Penangkapan:
Semuanya bermula saat petugas yang sedang patroli mencurigai gerak-gerik seorang laki-laki di kawasan feri Lemo. Saat hendak diberhentikan dan diperiksa, pelaku panik dan langsung melompat ke Sungai Barito.
Beruntung, petugas yang sudah mengepung lokasi bergerak cepat. RRM berhasil ditarik kembali ke darat dan langsung diamankan.
Demi transparansi, polisi menghadirkan saksi umum dari warga sekitar. Di hadapan saksi, petugas menunjukkan surat tugas dan langsung menggeledah pelaku.
“Benar ada satu kresek hitam di saku celana kirinya. Setelah dibuka, berisi dua paket kristal putih yang diduga sabu,” ungkap sumber di lapangan.
Polisi juga menggeledah sepeda motor yang digunakan pelaku, namun tidak ditemukan barang bukti lain. Selain sabu, turut diamankan 2 plastik klip bening kosong dan 1 unit motor.
Untuk memastikan, barang haram itu langsung diuji dengan test kit narkoba. Hasilnya, cairan berubah menjadi biru tua, positif mengandung Metamfetamina.
Kapolres Barito Utara AKBP Irnanda Oktora, S.I.K., M.I.K. melalui Kasubsipenmas Sihumas, Iptu Novendra W.P., menegaskan komitmennya.
“Ini wujud keseriusan kami melindungi masyarakat, khususnya generasi muda dari bahaya narkoba. Satresnarkoba akan terus melakukan penindakan tanpa pandang bulu,” tegas Iptu Novendra.
Saat ini RRM beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Barito Utara untuk proses hukum lebih lanjut.
Polres Barito Utara juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor jika mengetahui adanya peredaran gelap narkotika di lingkungannya.(Roni Batur / ATR)









