Barito Timur – Warga Desa Bentot, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan lanjut usia berinisial M (72) dengan kondisi tubuh terbakar di kebun karet RT 005, Selasa (27/10/2026) malam.
Polsek Patangkep Tutui telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban serta memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Korban diketahui bernama Me’ut, warga Desa Bentot RT 005. Ia ditemukan setelah keluarga bersama warga melakukan pencarian karena korban tidak berada di pondok kebun maupun di rumah.
Berdasarkan laporan kepolisian, sekitar pukul 13.00 WIB, pelapor bernama Yusuf mendatangi pondok kebun karet untuk mencari korban. Namun, korban tidak ditemukan. Yusuf kemudian kembali ke rumah, tetapi korban juga tidak berada di sana.
Sekitar pukul 15.00 WIB, Yusuf mengajak warga melakukan pencarian. Upaya tersebut berlanjut hingga sekitar pukul 19.30 WIB, ketika seorang saksi bernama Resno menemukan korban dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh terbakar di area kebun karet.
Petugas kepolisian yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal. Polisi juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar TKP, yakni satu bilah parang beserta kompangnya, satu sandal berwarna merah, dan satu potong arang kayu untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Barito Timur AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M., menyampaikan bahwa penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur kepolisian.
Langkah awal yang dilakukan meliputi pemeriksaan TKP, penerimaan laporan, pemeriksaan saksi-saksi, serta pengamanan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
“Penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan. Kami melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Pemeriksaan medis melalui visum et repertum juga direncanakan untuk membantu proses penyelidikan,” demikian keterangan pihak kepolisian.
Selanjutnya, penyidik merencanakan gelar perkara dan pemeriksaan medis melalui visum et repertum. Penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban dan memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana.
Hingga laporan awal ini disusun, polisi belum mengungkap pihak yang bertanggung jawab maupun menetapkan pasal yang disangkakan. Perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
Polres Barito Timur mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian, serta menyerahkan proses penanganan sepenuhnya kepada kepolisian. Warga yang memiliki informasi relevan diharapkan dapat memberikan keterangan guna membantu pengungkapan kasus tersebut. (Ahmad Fahrizali/Joe)









