Bahasa Daerah adalah Jembatan Pemahaman, Warisan yang Harus Dijaga

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kabupaten Barito Utara Tahun 2025 menjadi momentum penting tidak hanya dalam melestarikan bahasa daerah, tetapi juga menandai dimulainya penerapan penggunaan bahasa ibu di satuan pendidikan se Barito Utara.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin, menyampaikan apresiasi mendalam atas langkah progresif Dinas Pendidikan dalam mendukung program revitalisasi bahasa daerah.

Di hadapan peserta, guru, kepala sekolah, dan undangan yang hadir, Hj Maya menekankan bahwa bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, tetapi identitas budaya dan jembatan pemahaman antarmanusia.

Penerapan Bahasa Daerah di Sekolah: Sebuah Terobosan
FTBI tahun ini turut meresmikan launching penerapan bahasa daerah yakni bahasa Pakumpai, Mayan, Saboyan, dan Dusun Malang yang akan digunakan di seluruh sekolah setiap hari Kamis pada minggu pertama setiap bulan, sebagaimana tertuang dalam Instruksi Bupati Barito Utara.

Baca Juga :  Wujudkan Ruang Aman bagi Anak, Pemkab Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA

“Kita juga berharap akan ada nanti hal yang sama diterapkan pada tingkat OPD-OPD dimana ada satu bahasa daerah yang kita pakai dalam satu hari kerja baik dalam komunikasi atau melayani masyarakat, hal ini sebagai salah satu bukti bahwa kita sangat mencintai salah satu warisan budaya yang ada di Barito Utara,” imbuhnya.

Menurut Hj Maya, kebijakan ini merupakan bagian dari terobosan 100 hari kerja Bupati Barito Utara dalam bidang pendidikan, dan merupakan langkah penting membentuk karakter serta kebanggaan generasi muda terhadap bahasa daerahnya.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Pimpin Gowes dan Senam Bersama di Car Free Day Muara Teweh

“Dulu saya pernah mengalami masa ketika dilarang menggunakan bahasa daerah di sekolah. Tapi sekarang, kita justru mendorong anak-anak untuk bangga berbahasa daerah. Bahasa bukan sekadar alat bicara, tapi jembatan pemahaman antarmanusia, sekaligus cerminan identitas,” kata dia.

Untuk itu jelasnya mari kita ajarkan anak-anak mencintai bahasa daerah dengan penuh kegembiraan. Sebab jika bahasa kita punah, maka hilanglah pula sebagian jati diri kita sebagai bangsa yang besar.

Lebih lanjut Bunda PAUD mengatakan festival ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat mencintai bahasa ibu sejak dini, sejalan dengan peran strategis PAUD dalam membentuk karakter anak.

“Dengan dukungan semua pihak, Kabupaten Barito Utara terus menjadi daerah yang aktif dalam program revitalisasi bahasa daerah secara nasional,” pungkasnya.(AP)

Berita Terkait

Pembukaan Akses Jalan Permudah  Pemasangan Jaringan Listrik ke Desa Terpencil
Tinjau PDAM, Bupati Pastikan Bantuan APBN Rp50 Miliar Tingkatkan Layanan Air Bersih di Barito Utara
Pastikan Berjalan Optimal, Bupati Barito Utara Tinjau Pelayanan RSUD Muara Teweh
Hingga 31 Agustus 2026, Realisasi Anggaran Disdik Barito Utara Capai Rp320,44 Miliar
Realisasi Fisik Pelaksanaan Program Dinas Perkimtan Barito Utara Capai 67,13 Persen
DPRD Bartim Sampaikan Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD-P 2026
Pemkab Bartim Jawab Pandangan Fraksi, Kemandirian Fiskal hingga Karhutla Jadi Sorotan
Pimpin Rakor, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Koordinasi untuk Percepatan Pembangunan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 17:08 WIB

Pembukaan Akses Jalan Permudah  Pemasangan Jaringan Listrik ke Desa Terpencil

Rabu, 2 September 2026 - 16:40 WIB

Tinjau PDAM, Bupati Pastikan Bantuan APBN Rp50 Miliar Tingkatkan Layanan Air Bersih di Barito Utara

Rabu, 2 September 2026 - 15:33 WIB

Pastikan Berjalan Optimal, Bupati Barito Utara Tinjau Pelayanan RSUD Muara Teweh

Rabu, 2 September 2026 - 15:08 WIB

Hingga 31 Agustus 2026, Realisasi Anggaran Disdik Barito Utara Capai Rp320,44 Miliar

Rabu, 2 September 2026 - 06:09 WIB

DPRD Bartim Sampaikan Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda APBD-P 2026

Berita Terbaru