Tinjau PDAM, Bupati Pastikan Bantuan APBN Rp50 Miliar Tingkatkan Layanan Air Bersih di Barito Utara

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TINJAU PEMBANGUNAN IPA-Bupati H Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonado Y Tingan, Sekda Muhlis, kepala perangkat daerah dan Direktur PDAM Muara Teweh Rosmanjaya Anor saat melakukan pemantauan dan peninjuan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), Rabu (2/9/2026).

TEWENEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadi Y Tingan, Sekda Muhlis bersama kepala OPD melakukan peninjauan ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Muara Teweh, Rabu (2/9/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat berjalan baik sekaligus melihat langsung perkembangan pembangunan sarana dan prasarana yang mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Bupati H Shalahuddin mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, benar-benar mendapat perhatian dan penanganan.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya melihat kondisi pelayanan saat ini, tetapi juga mempersiapkan solusi jangka panjang agar persoalan air bersih di Barito Utara dapat ditangani secara menyeluruh.

“Jangka pendeknya, kemarin sudah kita laksanakan. Karena booster-nya belum ada, kita lakukan injeksi dan sudah lancar. Untuk jangka panjangnya nanti kita lihat melalui multiyears dan berharap di Barito Utara tidak ada krisis air,” ujar H. Shalahuddin.

Baca Juga :  Bupati Tetapkan Status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan di Barito Utara

Dalam peninjauan tersebut, Bupati juga mengecek program bantuan APBN senilai Rp50 miliar yang diperuntukkan bagi pengembangan sistem penyediaan air bersih di Muara Teweh.

H. Shalahuddin juga menekankan pentingnya program jangka panjang melalui skema multiyears. Menurutnya, pemerintah ingin memastikan persoalan air bersih tidak hanya ditangani secara sementara, tetapi memiliki solusi yang berkelanjutan.

Untuk kebutuhan pengembangan air bersih, pemerintah daerah menyiapkan anggaran sekitar Rp4,5 miliar dalam program multiyears. Sementara penanganan pelayanan air bersih di kawasan perkotaan ditargetkan dapat diselesaikan pada Desember 2026.

Di tengah musim kemarau, Bupati juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan tidak berlebihan. Hal tersebut penting dilakukan sembari menunggu seluruh fasilitas baru selesai dan dapat meningkatkan kapasitas produksi PDAM.

Direktur PDAM Muara Teweh Rosmanjaya Anor menjelaskan, bantuan tersebut digunakan untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), reservoir, laboratorium, rumah pompa, jaringan perpipaan yang menuju kawasan lingkar kota, booster di lingkar kota, hingga jaringan pipa menuju Aisyah Dharmaga.

Selain itu, terdapat 200 sambungan rumah yang menjadi bagian dari proyek tersebut. Bupati berharap pembangunan berbagai fasilitas itu dapat meningkatkan kapasitas dan jangkauan pelayanan PDAM.

Baca Juga :  Bupati Shalahuddin: LPT-IK Barito Utara  Berperan Strategis Lestarikan Adat dan Budaya Kaharingan

Tambahan kapasitas sekitar 50 liter per detik nantinya diharapkan mampu memperkuat distribusi air, termasuk menjangkau jaringan pipa baru yang selama ini belum mendapatkan pelayanan. “Harapan kita air itu semua kecamatan betul-betul diterima oleh masyarakat semua,” kata Direktur PDAM Muara Teweh.

Ia juga mengatakan dengan adanya tambahan fasilitas dan jaringan baru tersebut, PDAM berharap kapasitas produksi dan distribusi air bersih dapat semakin meningkat, terutama untuk menjangkau wilayah yang selama ini belum mendapatkan pelayanan secara optimal.

Direktur PDAM juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Hal ini karena kapasitas produksi saat ini masih terbatas sehingga belum dapat memenuhi kebutuhan apabila terjadi peningkatan konsumsi yang signifikan. “Kita ini dalam musim kemarau. Jadi mempergunakan air itu berhematlah, kita berbagi, karena produksi kami tidak mencukupi untuk dinaikkan produksinya lagi,” katanya.

Ia berharap setelah seluruh fasilitas bantuan tersebut selesai, tambahan kapasitas sekitar 50 liter per detik dapat membantu memperkuat pelayanan air bersih hingga ke jaringan perpipaan baru yang saat ini belum terlayani.(Atr)

Berita Terkait

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader
Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa
Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan
Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh
300 Paket Sembako Dibagikan Bupati Shalahuddin kepada Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
HJ. NETY HERAWATI KEMBALI NAKHODAI PD IPEMI BARITO UTARA PERIODE 2026-2031, DILANTIK LANGSUNG KETUA PW IPEMI KALTENG
Politisi Hanura Reni Sugiarti Sambut Positif Peresmian Resort Definitif GKE Tamiang Layang Timur
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:31 WIB

Bupati Yamin Tegaskan Kekerasan Perempuan dan Anak Bukan Persoalan Pribadi

Rabu, 9 September 2026 - 15:18 WIB

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Bartim Gandeng TP-PKK Perkuat Edukasi Kader

Selasa, 8 September 2026 - 13:15 WIB

Doa di Tengah Kepungan Asap: Bupati Yamin dan Warga Bartim Gelar Salat Istisqa

Senin, 7 September 2026 - 16:55 WIB

Pimpin Rakor Karhutla, Bupati Barito Utara Tekankan Sinergi Pemerintah dan Perusahaan

Senin, 7 September 2026 - 15:46 WIB

Deteksi Dini TBC, Dinkes Barito Utara Lakukan Tracing Terintegrasi di Lapas Muara Teweh

Berita Terbaru