TEWENEWS, Barito Timur – Rombongan anggota DPRD Kabupaten Barito Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang juga merupakan gabungan Komisi I, II, dan III melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Ampah Kota, Jumat (14/11/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung pembangunan saluran drainase di kawasan Pasar Ampah, area yang selama ini menjadi titik genangan air setiap turun hujan akibat tidak adanya saluran pembuangan yang memadai.
Rombongan DPRD tersebut terdiri dari Wahyudinnoor, H. Rayesnan, Bayanto, Nelly Madelina Sihombing, dan Febrina Margareth.
Proyek drainase yang dibiayai melalui APBD dengan nilai mencapai Rp3,9 miliar itu menjadi perhatian legislatif mengingat pentingnya pembangunan tersebut untuk meningkatkan kenyamanan aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan pasar.
Kunjungan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai tujuan dan harapan warga.
Wahyudinnoor menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi realisasi pembangunan drainase tersebut, yang dinilai sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur pasar.
“Kami menyambut positif pembangunan drainase ini karena sesuai dengan janji kepala daerah bahwa jika terpilih maka akan segera dilaksanakan pembangunan drainase,” ujarnya.
Namun, dalam peninjauan di lapangan, Wahyudinnoor menemukan sejumlah catatan yang harus segera diperhatikan. Salah satunya terkait progres pengerjaan yang dinilai berpotensi terkendala waktu, mengingat proyek dijadwalkan berlangsung sejak Agustus hingga Desember 2025.
“Ini sudah tersisa waktu satu setengah bulan lagi. Mudah-mudahan dapat terselesaikan dengan target waktu yang tersedia,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya memperhatikan sudut elevasi saluran agar fungsi drainase benar-benar optimal.
“Kita mengharapkan sudut elevasi drainase diperhatikan sehingga air bisa mengalir dengan lancar. Harus dipastikan juga air yang biasanya menggenang ke jalan itu masuk ke saluran yang telah dibuat,” tegasnya.
Wahyudinnoor juga menyoroti kualitas pengerjaan di beberapa titik yang dinilai belum rapi, baik dari segi ketinggian permukaan maupun finishing.
“Masih terlihat ada bagian yang kurang rapi, tinggi rendah. Catatan kami, mudah-mudahan hal tersebut bisa dirapikan sehingga pembangunannya tidak hanya kelihatan bagus, tetapi juga berfungsi dengan baik,” ujarnya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai spesifikasi teknis, perencanaan awal, serta penggunaan material berkualitas sebagaimana tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Kami berharap pengerjaan ini sesuai dengan spesifikasi dan harapan masyarakat, karena kawasan tersebut merupakan wajah Kabupaten Barito Timur,” pungkasnya.
(Ahmad Fahrizali)









