Barito Utara Gaungkan Revitalisasi Bahasa Daerah di Kalangan Pelajar

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Muara Teweh – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara kembali menyelenggarakan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2025 sebagai upaya pelestarian bahasa daerah, khususnya Bahasa Bakumpai dan Temboyan, Sabtu (18/10/2025). Acara pembukaan dilangsungkan di Café Kopi Itah, sedangkan pelaksanaan lomba digelar di SMP Negeri 1 Muara Teweh.

Festival tahun ini diikuti oleh 260 peserta dari 47 sekolah jenjang SD dan SMP. Mereka berpartisipasi dalam tujuh cabang lomba, yaitu Karungut, Dongkoy, Komedi Tunggal, Cipta Puisi, Mendongeng, Pidato, dan Menulis Cerita Pendek, dalam dua bahasa daerah: Bakumpai dan Temboyan.

Baca Juga :  Ribuan Warga Barito Utara Terindikasi Penyalahgunaan Narkoba, Kepala BNN Kalteng: Perlu Perhatian Serius dari Seluruh Pihak

Kegiatan yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2025 ini merupakan bentuk implementasi nyata program revitalisasi bahasa daerah yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.

“FTBI bukan sekadar lomba, melainkan wujud nyata komitmen kita dalam melestarikan bahasa daerah sebagai warisan budaya yang tak ternilai. Kami bersyukur, sejak 2023 hingga 2025, kegiatan ini konsisten kami laksanakan dan bahkan telah mendapatkan apresiasi langsung dari Kementerian Pendidikan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiluddin A Surapati dalam laporannya.

Baca Juga :  Jenguk Bayi Penderita Hidrosefalus di RSUD Mtw, Bupati Minta Pelayanan Maksimal dan Rujukan Lanjutan

Tahun ini kata Kadis Syahmiluddin, fokus pihaknya adalah memperkuat peran guru master dan sekolah yang telah menjalankan program revitalisasi bahasa daerah secara aktif.

“Kami berharap para siswa tidak hanya mampu berbahasa daerah di panggung lomba, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Pelestarian bahasa adalah pelestarian jati diri,” tambah Syahmiluddin.

Lebih lanjut Syahmiluddin, pemenang pertama dari setiap cabang lomba akan mewakili Kabupaten Barito Utara di FTBI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, yang dijadwalkan pada 3–6 November 2025 di Kota Palangka Raya.(AP)

Berita Terkait

Keluarga Besar H Tajeri Salurkan Zakat Harta kepada Masyarakat
Bayanto Gelar Reses di Desa Lenggang, Warga Sampaikan Berbagai Usulan Prioritas Pembangunan
Reni Sugiarti Gelar Reses di Desa Pulau Patai, Warga Sampaikan Berbagai Usulan Pembangunan Termasuk MBG
Bupati Shalahuddin Buka Muscab ke 10, Tekankan Peran Pramuka dalam Membangun Karakter Generasi Muda
Muscab 10 Kwarcab Pramuka Barut, Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembinaan Generasi Muda
Kemenag Barut Tetapkan Besaran Zakat Fitrah 1447 Hijriah, Ini Rinciannya
Peringatan Nuzulul Quran, Ustadz KH Rusmadi Darsani: Lailatul Qadar Lebih Baik dari Seribu Bulan
Pemkab Barito Utara Gelar Peringatan Nuzulul Quran, Bupati: Momentum Perkuat Keimanan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:42 WIB

Keluarga Besar H Tajeri Salurkan Zakat Harta kepada Masyarakat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:17 WIB

Bayanto Gelar Reses di Desa Lenggang, Warga Sampaikan Berbagai Usulan Prioritas Pembangunan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:39 WIB

Reni Sugiarti Gelar Reses di Desa Pulau Patai, Warga Sampaikan Berbagai Usulan Pembangunan Termasuk MBG

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:42 WIB

Bupati Shalahuddin Buka Muscab ke 10, Tekankan Peran Pramuka dalam Membangun Karakter Generasi Muda

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:20 WIB

Muscab 10 Kwarcab Pramuka Barut, Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembinaan Generasi Muda

Berita Terbaru

BARITO UTARA

Keluarga Besar H Tajeri Salurkan Zakat Harta kepada Masyarakat

Minggu, 8 Mar 2026 - 10:42 WIB