PBBKB Bartim Disorot, Transparansi Pajak BBM Dipertanyakan

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Barito Timur — Pengelolaan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di Kabupaten Barito Timur kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian datang dari kalangan masyarakat Bartim, Crisno, yang secara terbuka mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pajak BBM yang dinilai masih minim keterbukaan.

Menurut Crisno, tingginya aktivitas kendaraan bermotor, termasuk penggunaan alat berat di sektor pertambangan dan perkebunan, seharusnya berbanding lurus dengan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, realisasi penerimaan dari sektor PBBKB dinilai belum tergambar secara jelas di ruang publik.

“Ini bukan soal kecil. Masyarakat setiap hari membeli BBM yang di dalamnya sudah termasuk komponen pajak. Tapi berapa yang sebenarnya masuk ke kas daerah, itu tidak pernah disampaikan secara terbuka dan berkala,” tegas Crisno saat dimintai keterangan, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga :  Pemkab Barito Timur Fasilitasi Mediasi Sengketa Warga dengan Perusahaan Tambang

Sorotan ini juga diperkuat oleh sejumlah pengamat kebijakan daerah di Tamiang Layang yang menilai adanya “ruang abu-abu” dalam pelaporan dan publikasi data PBBKB. Minimnya akses terhadap data dinilai berpotensi menimbulkan kecurigaan publik, bahkan membuka celah kebocoran PAD.

Sejumlah pertanyaan krusial pun mengemuka. Pertama, terkait keterbukaan data, mengapa setoran PBBKB dari penyedia BBM seperti Pertamina maupun pihak swasta tidak dipublikasikan secara rutin melalui portal resmi pemerintah daerah.

Kedua, mengenai pengawasan, apakah pemerintah daerah telah melakukan audit independen atau uji petik terhadap volume penjualan BBM dibandingkan dengan pajak yang disetorkan.

Ketiga, potensi kebocoran dari sektor industri. Dengan maraknya aktivitas alat berat di sektor tambang dan perkebunan, bagaimana mekanisme kontrol terhadap setoran PBBKB dari sektor ini yang nilainya disebut-sebut sangat besar.

Baca Juga :  SMAN 1 Tamiang Layang Gelar Pelepasan Siswa Kelas XII di GPU Mantawara

Dan terakhir, soal dampak. Ketika transparansi tidak terbangun, publik mempertanyakan ke mana aliran dana tersebut. Apakah benar-benar kembali untuk kepentingan masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur jalan yang rusak akibat mobilitas angkutan berat, atau justru terserap dalam rantai birokrasi tanpa kejelasan.

Crisno menegaskan bahwa fungsi pengawasan oleh DPRD perlu terus diperkuat agar pemerintah daerah lebih terbuka. Ia juga mendorong penerapan sistem pelaporan pajak berbasis digital dan real-time guna meminimalisir potensi penyimpangan.

“Transparansi itu kunci. Kalau datanya terbuka, publik bisa ikut mengawasi. Ini bukan hanya soal angka, tapi soal kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” pungkasnya.

Isu PBBKB ini diprediksi akan menjadi perhatian serius ke depan, seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap tata kelola keuangan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel. (Ahmad Fahrizali/Tim)

Berita Terkait

Dugaan Oknum Bekingi Tambang Emas Ilegal di Hulu Sungai Takuam Mencuat, Warga Soroti Aktivitas PETI Kembali Beroperasi
DPRD Barito Timur Soroti Dampak Tambang, Usulkan Perda Pascatambang
Wujud Kepedulian Polri, Polsek Awang Serahkan Bansos kepada Lansia
Ketua DPRD Minta Kontingen FBIM Bartim Jaga Sikap dan Nama Baik Daerah
Pemkab Barito Timur Lepas Kontingen Festival Budaya Isen Mulang 2026 ke Palangka Raya
Bupati Barito Timur Tinjau Bantuan Traktor dari Pemerintah Pusat
TP PKK Bartim Lakukan Pembinaan Posyandu di Paju Epat, Dorong Penguatan Pelayanan 6 SPM
Pemkab Bartim Pantau Distribusi BBM di SPBU Longkang, Pastikan Antrean Tetap Tertib
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:57 WIB

Dugaan Oknum Bekingi Tambang Emas Ilegal di Hulu Sungai Takuam Mencuat, Warga Soroti Aktivitas PETI Kembali Beroperasi

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:39 WIB

DPRD Barito Timur Soroti Dampak Tambang, Usulkan Perda Pascatambang

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:13 WIB

Wujud Kepedulian Polri, Polsek Awang Serahkan Bansos kepada Lansia

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:29 WIB

Ketua DPRD Minta Kontingen FBIM Bartim Jaga Sikap dan Nama Baik Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:42 WIB

Pemkab Barito Timur Lepas Kontingen Festival Budaya Isen Mulang 2026 ke Palangka Raya

Berita Terbaru

Oplus_131072

BARITO TIMUR

DPRD Barito Timur Soroti Dampak Tambang, Usulkan Perda Pascatambang

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:39 WIB