Bupati Barito Utara Sampaikan Pendapat Akhir atas Raperda APBD 2026

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA ACARA PERSETUJUAN-Bupati Barito Utara H Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felik Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis menandatangani berita acara persetujuan bersama Bupati dan DPRD terkait Raperda tentang APBD tahun 2026 di ruang rapat DPRD, Jumat (28/11/2025).

TEWENEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara resmi menyampaikan Pendapat Akhir Kepala Daerah terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Penyampaian pendapat akhir tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T, dalam Rapat Paripurna IV Masa Sidang I Tahun 2025, yang digelar pada Jumat, 28 November 2025, bertempat di Ruang Sidang DPRD Barito Utara.

Rapat Paripurna yang dihadiri oleh unsur Pimpinan dan Anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Forkopimda, para kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya itu menjadi tahapan penting sebelum penetapan Raperda APBD 2026.

Dalam penyampaiannya, Bupati Shalahuddin menjelaskan bahwa proses penyusunan dan pembahasan Raperda APBD 2026 telah dilaksanakan secara berjenjang sesuai ketentuan. Mulai dari penyampaian Nota Keuangan pada 20 November 2025, Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi pada 21 November 2025, Jawaban Pemerintah pada 24 November 2025, hingga pembahasan bersama TAPD dan Gabungan Komisi DPRD.

Baca Juga :  Pemkab Matangkan Persiapan HUT ke-76 Barito Utara dan Batara Expo 2026

“Kami menyampaikan penghargaan atas berbagai saran, koreksi, dan masukan konstruktif dari anggota dewan yang terhormat. Hal ini memperkaya perumusan kebijakan anggaran dan membantu kita menetapkan prioritas program yang lebih tepat sasaran, rasional, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Empat Prioritas Utama Pemerintah dalam APBD 2026
Bupati Shalahuddin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menentukan prioritas pembangunan tahun 2026. Empat poin utama yang menjadi landasan adalah:

1. Mengutamakan pelayanan publik yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
2. Menjaga efisiensi dan efektivitas anggaran melalui perencanaan dan pengendalian belanja yang tepat.
3. Memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan anggaran.
4. Mengoptimalkan sinergi antara perangkat daerah dan DPRD demi percepatan pembangunan.

“Seluruh kepala perangkat daerah saya instruksikan untuk segera menyusun rencana operasional yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap rupiah harus memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” tegas Bupati.

Penegasan Penguatan Sistem Pengawasan dan Evaluasi
Dalam pidatonya, Bupati Shalahuddin juga menyoroti pentingnya penguatan sistem monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan APBD. Koordinasi dengan DPRD, Inspektorat, dan lembaga terkait akan diperkuat guna memastikan realisasi program berjalan tepat waktu dan sesuai target.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Launching Pendidikan Antikorupsi

“Pengawasan yang ketat sangat penting untuk mencegah pemborosan, meminimalkan risiko penyimpangan, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah,” ucapnya.

Apresiasi untuk DPRD dan Semua Pihak yang Terlibat
Bupati Shalahuddin menyampaikan penghargaan kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kerja sama yang harmonis selama proses pembahasan APBD. Ia juga memberikan apresiasi kepada TAPD, para kepala perangkat daerah, dan seluruh pihak yang bekerja keras hingga tahapan ini selesai dengan baik.

“Kerja sama legislatif dan eksekutif adalah modal penting untuk mewujudkan Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan,” ujar Bupati dalam pidatonya.

APBD 2026 sebagai Instrumen Percepatan Pembangunan
Menutup pidatonya, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan APBD 2026 sebagai instrumen percepatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Mari kita kawal bersama pelaksanaan anggaran, mengawasi realisasi program, serta berkontribusi aktif dalam evaluasi agar manfaat pembangunan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ajaknya.

Rapat Paripurna ditutup dengan harapan bahwa APBD 2026 dapat menjadi pondasi kuat bagi pembangunan Barito Utara yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera.(AP)

Berita Terkait

Rosi Wahyuni Komitmen Perjuangkan Kebutuhan Prioritas Masyarakat Teweh Tengah
Pimpin Rapat, Bupati Pastikan Kesiapan Batara Expo dan Peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara
Temuan Lubang di Makam Hebohkan Warga Desa Lebo, Polisi Turun Tangan
Bupati Barito Utara Resmi Buka Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan 2026
720 Peserta dari 9 Kecamatan Ikuti Festival Budaya IMBT Barito Utara 2026
Tinjau Sejumlah Infrastruktur, Bupati Pastikan Pembangunan Berjalan Optimal
Disiplin, Loyalitas dan Profesionalisme ASN Jadi Penekanan Bupati Saat Pimpin Apel Pagi di Dua Instansi
Reses di Melayu dan Lanjas, LPG 3 Kg hingga Sarana Posyandu Jadi Usulan Prioritas
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:40 WIB

Rosi Wahyuni Komitmen Perjuangkan Kebutuhan Prioritas Masyarakat Teweh Tengah

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:18 WIB

Pimpin Rapat, Bupati Pastikan Kesiapan Batara Expo dan Peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:32 WIB

Temuan Lubang di Makam Hebohkan Warga Desa Lebo, Polisi Turun Tangan

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:53 WIB

Bupati Barito Utara Resmi Buka Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:48 WIB

720 Peserta dari 9 Kecamatan Ikuti Festival Budaya IMBT Barito Utara 2026

Berita Terbaru