TEWENEWS, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur M Yamin, dan Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, menerima kunjungan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Barito Timur, Selasa, 11 Maret 2025. Pertemuan yang berlangsung hampir dua jam itu turut dihadiri Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Misnohartaku, Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Sosial (DPMDSos) Barito Timur.
Pj Sekda Misnohartaku, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut membahas percepatan penyelesaian administrasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2025. Salah satu fokus utama adalah pencairan penghasilan tetap (Siltap) aparatur desa sebelum perayaan Idulfitri 1446 Hijriah.
“Karena ini sudah mendekati Lebaran, kita berusaha agar Siltap aparatur desa bisa segera dibayarkan sebelum hari raya,” ujarnya.
Menurut Misnohartaku, Bupati Barito Timur menekankan pentingnya percepatan administrasi agar Siltap segera tersalurkan. Ia juga menjelaskan bahwa keterlambatan sebelumnya disebabkan oleh proses pengesahan Peraturan Bupati (Perbup) di tingkat provinsi.
“Sekarang Perbup sudah keluar dan sedang ditindaklanjuti. DPMDSos, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa tengah melakukan percepatan penyesuaian berdasarkan evaluasi gubernur. Setelah perbaikan dilakukan dan anggaran diposting, barulah pengajuan pembayaran Siltap bisa dilakukan,” terangnya.
Lebih lanjut, Misnohartaku berharap pemerintah desa dapat meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Bupati serta Wakil Bupati, yang baru beberapa hari menjalankan tugas mereka.
“Salah satu program utama Pak Bupati adalah mengoptimalkan fungsi kecamatan, yang tentunya berdampak langsung pada pemerintah desa. Jika ada sistem yang kurang optimal, akan diperbaiki di masa mendatang. Oleh karena itu, komunikasi yang baik sangat penting agar kendala yang dihadapi desa dapat diketahui dan segera ditindaklanjuti,” katanya.
Ketua APDESI Barito Timur, Jaro L Tuah, mengapresiasi kesempatan yang diberikan oleh Bupati dan Wakil Bupati untuk berdialog serta menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi pemerintah desa.
“Ini luar biasa. Di hari kedua setelah mereka mulai aktif bekerja, kami langsung diterima untuk beraudiensi. Segala permasalahan yang kami hadapi dapat disampaikan langsung,” ungkapnya.
Jaro juga menyebutkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Bupati berpesan agar pemerintah desa mengikuti setiap tahapan yang telah ditentukan dalam penyusunan APBDes guna memastikan penyelesaian tepat waktu.
“Ini menjadi tantangan bagi kami di pemerintah desa agar lebih siap dalam menghadapi tahapan berikutnya. Sudah ada kesepakatan untuk melakukan percepatan dan menentukan batas waktu penyusunan APBDes agar desa lebih giat mempersiapkan diri,” jelasnya.
Ia berharap hasil pertemuan ini dapat membawa dampak positif, terutama bagi aparatur desa yang merayakan Idulfitri agar dapat menerima hak mereka sebelum hari raya.
“Tadi Pak Bupati juga berpesan bahwa pemerintah desa harus lebih baik, lebih siap, serta menjaga komunikasi yang solid dengan pemerintah daerah dan masyarakat,” pungkasnya. (Ahmad Fahrizali)









