Bupati Shalahuddin Minta OPD Susun Skema Program Hingga 2029

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUKA MUSRENBANG RKPD 2027-Bupati Barito Utara H Shalahuddin membuka secara resmi kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2027 Kabupaten Brito Utara di gedung balai Antang, Kamis (5/3/2026).

TEWENEWS, Muara Teweh – Bupati Kabupaten Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menyusun skema program dan kegiatan pembangunan secara terarah hingga tahun 2029 agar selaras dengan dokumen perencanaan daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang dilaksanakan di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (5/3/2026).

Dalam arahannya, Bupati meminta sejumlah OPD strategis seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pendidikan untuk memaparkan secara rinci rencana kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan selama lima tahun masa pemerintahan.

“Saya ingin mengetahui kegiatan yang sesuai dengan RPJMD. Saya minta dibuatkan skemanya, baik kegiatan fisik maupun target keuangan yang harus tersedia selama lima tahun ini hingga berakhir masa jabatan kami pada 2029,” tegas H. Shalahuddin saat membuka kegiatan tersebut.

Baca Juga :  DPRD Dorong Pembangunan 4 Poskamling di Kelurahan Jambu untuk Perkuat Keamanan Warga

Menurutnya, penyusunan skema program pembangunan tersebut penting agar seluruh kegiatan dapat terencana dengan baik, terukur, serta tidak meninggalkan pekerjaan yang belum selesai pada periode pemerintahan berikutnya.

Bupati juga mencontohkan beberapa proyek infrastruktur strategis yang harus direncanakan secara matang, di antaranya pembangunan Jembatan Tumpung Laung dan Jembatan Lemo yang ditargetkan dapat berfungsi pada tahun 2028, serta pembangunan Jembatan Penyeberangan Lahei yang diharapkan selesai dan dapat diresmikan pada tahun 2029.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penggunaan metode perencanaan modern dalam pembangunan proyek-proyek besar, salah satunya melalui penerapan Building Information Modeling (BIM).

Melalui metode tersebut kata bupati, proses pembangunan dapat direncanakan secara lebih detail, mulai dari metode pekerjaan, kebutuhan tenaga kerja, penggunaan peralatan, hingga estimasi anggaran yang diperlukan sampai proyek selesai.

Bupati H Shalahuddin juga meminta kepada perangkat daerah yang menangani keuangan untuk menghitung secara cermat kemampuan fiskal daerah agar seluruh program pembangunan yang direncanakan dapat direalisasikan hingga tuntas.

Baca Juga :  Peduli Masyarakat, RSUD Mtw Launching Bantuan Pendamping Pasien dan Layanan Makan Gratis

“Saya tidak ingin meninggalkan pekerjaan yang belum selesai. Kepala daerah sekarang tidak boleh membebani periode berikutnya. Semua program yang kita rencanakan harus selesai paling lambat 2029,” ujarnya.

Selain pembangunan infrastruktur, Bupati H Shalahuddin juga menyoroti sejumlah program prioritas lainnya seperti peningkatan layanan kesehatan, program pendidikan gratis hingga 16 tahun, serta penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit harus terus dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik dan maksimal. Di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga terus mendorong realisasi program pendidikan gratis sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD Tahun 2027 ini, diharapkan seluruh program pembangunan di Kabupaten Barito Utara dapat direncanakan secara matang, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengan dokumen perencanaan daerah yaitu RPJMD Kabupaten Barito Utara 2025–2029.(Atr)

Berita Terkait

Polres Barito Timur Gelar Konferensi Pers Dua Kasus Kriminal, Pelaku Curanmor dan Pencurian Sawit
Polres Barito Utara Ungkap 21 Kasus Kejahatan Jalanan Sepanjang Januari-Mei  2026
Ketua Komisi I DPRD Hj.Nety Herawati Soroti Pelayanan RSUD Muara Teweh
Jadi Pondasi Utama Rumuskan Kebijakan Teknis, Kepala Disdagrin Barut Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Mantan Direktur RSUD Muara Teweh Ungkap Deposito Rp23 Miliar di BSI, Bunga Tidak Diambil, Dokter Saraf Kosong Karena Gaji Dibawah Rp30 Juta
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Pelayanan RPH Muara Teweh, Gratiskan Penyembelihan Hewan Kurban untuk Masjid dan Instansi
Polemik Dugaan Proyek Fiktif di  Pangkan, Begini Penjelasan Para Pihak
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:50 WIB

Polres Barito Timur Gelar Konferensi Pers Dua Kasus Kriminal, Pelaku Curanmor dan Pencurian Sawit

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:50 WIB

Polres Barito Utara Ungkap 21 Kasus Kejahatan Jalanan Sepanjang Januari-Mei  2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:09 WIB

Ketua Komisi I DPRD Hj.Nety Herawati Soroti Pelayanan RSUD Muara Teweh

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:37 WIB

Jadi Pondasi Utama Rumuskan Kebijakan Teknis, Kepala Disdagrin Barut Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:37 WIB

Mantan Direktur RSUD Muara Teweh Ungkap Deposito Rp23 Miliar di BSI, Bunga Tidak Diambil, Dokter Saraf Kosong Karena Gaji Dibawah Rp30 Juta

Berita Terbaru