
JAKARTA BARAT – Babinsa Koramil 03/Grogol Petamburan Serka Awaludin Hamzani melakukan pemantauan dan monitoring secara langsung terhadap perkembangan harga serta ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Slipi, Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat pada Minggu (05/07/2026).
Langkah preventif dan berkala ini dilakukan guna memastikan kestabilan pangan serta mengantisipasi adanya lonjakan harga maupun kelangkaan komoditas mendasar yang dapat membebani masyarakat di wilayah teritorial Koramil 03/GP.

Danramil 03/GP, Mayor Kav Tri Atmojo, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil monitoring personel di lapangan, kondisi pangan di wilayah Grogol Petamburan secara umum berada dalam koridor yang kondusif tanpa ditemukan adanya gejolak harga yang signifikan.
”Ketersediaan Sembilan Bahan Pokok di wilayah Jakarta Barat masih aman dan harga komoditas pangan sejauh ini masih relatif stabil. Kami terus mengerahkan personel Babinsa untuk memantau langsung di pasar-pasar tradisional maupun modern agar tidak ada ruang bagi pihak-pihak yang mencoba melakukan penimbunan atau memanipulasi harga pasar,” ujar Mayor Kav Tri Atmojo.

Dari hasil pendataan harian yang dihimpun oleh Koramil 03/GP pada tanggal 05 Juli 2026, berikut rincian harga rata-rata komoditas bahan pokok di wilayah tersebut: Beras Medium: Rp 18.000,- / kg, Gula Pasir: Rp 18.000,- / kg, Minyak Goreng: Rp 20.000,- / kg, Daging Sapi: Rp 150.000,- / kg, Daging Ayam: Rp 40.000,- / kg, Telur Ayam: Rp 25.000,- / kg, Bawang Merah: Rp 45.000,- / kg, Bawang Putih: Rp 40.500,- / kg, Gas Elpiji 3 kg: Rp 22.000,- / tabung, Garam: Rp 20.000,- / kg dan Cabai Merah: Rp 60.000,- / kg.
Berdasarkan laporan tersebut, tingkat ketersediaan pasokan bahan pangan pokok di wilayah Koramil 03/GP dinyatakan dalam status AMAN, serta laporan mengenai hal-hal menonjol atau kendala distribusi di lapangan dilaporkan NIHIL.
Koramil 03/GP berkomitmen untuk terus bersinergi dan berkoordinasi dengan instansi pemerintah daerah terkait serta dinas pasar guna menjaga rantai pasok pangan tetap berjalan dengan lancar demi kenyamanan dan kesejahteraan warga Jakarta Barat.
(M.Solichin)









