Ketua DPRD Barito Timur Angkat Bicara Soal Polemik Tanah Ulayat Tambang Bartim Coalindo

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, BARITO TIMUR – Aktivitas pertambangan batu bara milik PT Bartim Coalindo kembali menuai sorotan. Selain diduga berdampak pada lingkungan dan melanggar hukum adat, operasional perusahaan ini juga disebut bersinggungan dengan tanah ulayat yang diklaim milik masyarakat serta Kelompok Tani di Desa Malintut Raya, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur.

Polemik tersebut mencuat setelah Pandi, selaku perwakilan ahli waris hak ulayat masyarakat dan Kelompok Tani Malintut Raya, melaporkan persoalan itu dan mengikuti mediasi bersama perusahaan. Mediasi berlangsung pada Rabu pagi (18/2/2026) di ruang rapat Wakil Bupati Barito Timur.

Pertemuan dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah, didampingi unsur pimpinan DPRD Barito Timur, Forkopimda, serta dinas terkait. Mediasi juga dihadiri manajemen PT Bartim Coalindo dan perwakilan masyarakat Desa Malintut Raya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Barito Timur Nursulistio mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait pembebasan lahan yang menjadi polemik, hingga dilakukan pendalaman melalui Tim Penyelesaian Konflik Sosial (PKS).

Baca Juga :  KONI Bartim Lepas Dua Tim Esports SMAN 1 Tamiang Layang Berlaga di GYC Free Fire 2026

“Masyarakat yang mengajukan keberatan merasa hak atas tanahnya dilalui dan digarap oleh Bartim Coalindo. Namun, fakta di lapangan perusahaan menyebut telah membebaskan lahan kepada 42 pemilik. Meski begitu, masih ada warga yang merasa haknya belum terpenuhi sehingga menuntut,” ujar Nursulistio kepada awak media.

Ia menambahkan, persoalan tersebut perlu ditelusuri kembali karena di lokasi terdapat aset milik pemerintah desa. Oleh sebab itu, peninjauan ulang harus melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta dinas terkait.

“Nanti dicek kembali kondisi lahannya, apakah hanya sebagai crossing jalan atau sudah dimanfaatkan. Kemudian apakah benar 42 orang penerima tali asih ganti rugi tanam tumbuh itu memang pemilik sah, atau masih ada warga lain yang belum terganti,” tuturnya.

Menurut Nursulistio, pendampingan BPN diperlukan untuk memastikan status kawasan tersebut. “Apakah masuk kawasan hutan lindung, hutan produksi, atau kawasan pertanian, perkebunan, maupun permukiman. Ini akan berpengaruh pada perlakuan hukumnya, termasuk boleh tidaknya lahan itu dimiliki,” jelasnya.

Baca Juga :  Sekda Misnohartaku Sampaikan Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi DPRD

Politisi Partai Golkar ini berharap persoalan dapat diselesaikan secara baik agar masyarakat tetap rukun dan iklim investasi tetap kondusif. Ia juga memastikan DPRD akan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi faktual.

“Kita harus turun bersama untuk memastikan kondisi sebenarnya. Selama ini baru mendengar keterangan dan penyampaian, sehingga perlu dilakukan pemetaan di lapangan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Nursulistio juga menegaskan adanya regulasi daerah yang wajib dipatuhi investor. “Ada Perda Provinsi tentang pemanfaatan jalan Pemda oleh pertambangan dan perkebunan, serta Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang pajak dan retribusi. Semua aset ada regulasi yang mengatur,” tegasnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, manajemen PT Bartim Coalindo belum memberikan keterangan resmi kepada awak media.
(Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng
KONI Bartim Lepas Dua Tim Esports SMAN 1 Tamiang Layang Berlaga di GYC Free Fire 2026
Nursulistio Pimpin Golkar Bartim, Soliditas Kader Jadi Kekuatan Hadapi 2029
Bupati Yamin Ajak Golkar Satukan Langkah Membangun Barito Timur
Pemkab Barito Timur Raih Penghargaan JDIHN Terbaik se-Kalteng 2026
Pendapatan Daerah Turun, Pemkab Bartim Pertajam Belanja dan Andalkan SiLPA Rp163,93 Miliar
DPRD Bartim Setujui Hibah Eks Terminal Pasar Panas untuk BNNK
Kemerdekaan ke-81, Semangat Pengabdian dan Pembangunan Bartim Terus Diperkuat
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:38 WIB

KNPI Cup 2026 Bartim Ditutup Penuh Makna, Tiga Agama Bersatu Berdoa untuk Keselamatan Kalteng

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:30 WIB

KONI Bartim Lepas Dua Tim Esports SMAN 1 Tamiang Layang Berlaga di GYC Free Fire 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Nursulistio Pimpin Golkar Bartim, Soliditas Kader Jadi Kekuatan Hadapi 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Bupati Yamin Ajak Golkar Satukan Langkah Membangun Barito Timur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Pemkab Barito Timur Raih Penghargaan JDIHN Terbaik se-Kalteng 2026

Berita Terbaru