Mantir Balai Gelar Netek Tumpang Liura di Acara Adat Buntang Hajat Keluarga Besar Bunan Nataloto

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEWENEWS, Barito Timur – Mantir Balai melaksanakan ritual Netek Tumpang Liura, sebuah upacara pembuka dalam pelaksanaan adat istiadat, sebagai tanda dan syarat utama pada acara Adat Buntang Hajat Keluarga Besar Bunan Nataloto. Tradisi ini merupakan bagian dari budaya Suku Dayak Maanyan yang berlangsung di Desa Jaar RT 13, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur.

Acara adat ini dipimpin langsung oleh Mantir Balai Yendisno bersama anggota, dan dihadiri Damang Kepala Adat Paju Sapuluh Luitson beserta para Mantir Adat, Pangulu Adat, Wadian, Balian, tokoh adat, masyarakat Desa Jaar, serta para undangan, pada Minggu (6/7/2025) malam.

Dalam sambutannya, Mantir Balai Yendisno menjelaskan bahwa “Netek Tumpang Liura” berarti memulai pelaksanaan ritual adat dengan tanda nyata sebagai bukti bahwa seluruh rangkaian upacara resmi dimulai dan menyangkut substansi penting dari kegiatan tersebut.

Yendisno menjelaskan, ritual ini sesuai dengan Hukum Adat Dayak Maanyan, yang disebut gawe kulungan langit ungkan piradu undru. Maksudnya, acara ini dilaksanakan oleh keluarga yang memiliki hajat khusus yang telah terkabul, dan sesuai dengan hukum adat serta keyakinan setempat. Oleh karena itu, pelaksanaan ritual ini menjadi kewajiban yang harus dijalankan.

Baca Juga :  Peserta Didik TK Permata Bunda Mampuak II Terima Bantuan SIP PINTAR dari Bupati Shalahuddin

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan ritual bukanlah urusan individu semata, melainkan melibatkan keluarga besar dan memerlukan persetujuan Mantir Adat, Pangulu Adat, serta dukungan pemerintah dan masyarakat Desa Jaar. Keterlibatan masyarakat luas sangat penting demi suksesnya acara, termasuk partisipasi penari tradisional yang disebut Wurung Balai.

Adapun persiapan ritual meliputi pengumpulan berbagai bahan alam dari hutan seperti bambu, rotan, daun kelapa, janur (daun enau), dan kayu-kayu lain yang sangat diperlukan. Selain itu, Mantir Adat membentuk Mantir Balai yang bertanggung jawab mengkoordinir seluruh kegiatan, dengan peran Wadian dan Balian yang tidak bisa melaksanakan ritual tanpa petunjuk dari Mantir Balai.

Yendisno juga menguraikan substansi penting dari ritual, yaitu penyembelihan hewan kurban seperti ayam, burung dara, itik, babi, kambing, dan kerbau dalam rangkaian upacara Iparapa. Pelaksanaan kurban tersebut diperkirakan akan dilakukan pada puncak acara, Sabtu, 12 Juli 2025.

Baca Juga :  Pemkab Barito Utara Restocking Benih Ikan dan Gerakan Pangan Murah di Trinsing

Ia berharap agar masyarakat, terutama generasi muda Dayak Maanyan, tetap peduli dan melestarikan kearifan lokal budaya dan tradisi ini di tengah kemajuan zaman modern. Yendisno juga mengajak pemerintah untuk membantu meningkatkan kapasitas para tokoh adat, termasuk Mantir Adat, Mantir Balai, dan Balian, agar mereka mendapatkan penghargaan layak seperti insentif, demi kelangsungan pelestarian adat.

Senada dengan itu, Damang Kepala Adat Paju Sapuluh Luitson menyampaikan bahwa acara malam ini merupakan pembayaran nasar untuk leluhur keluarga Bunan Nataloto yang telah meninggal sekitar tahun 1980. Roh leluhur tersebut meminta pembayaran nasar, dan Bunan sebagai cucu yang sukses bertanggung jawab melaksanakan kewajiban tersebut hingga selesai.

Menurut Damang Luitson, kegiatan Adat Buntang ini merupakan warisan leluhur yang berasal dari Kademangan Paju Sapuluh dan merupakan bagian dari kepercayaan Kaharingan asli masyarakat adat Dayak Maanyan. (Ahmad Fahrizali)

Berita Terkait

Hari Pramuka ke 65, Bupati Shalahuddin Tekankan Kontribusi Gerakan Pramuka dalam Pembangunan
Bupati Barito Utara Pimpin Gowes dan Senam Bersama di Car Free Day Muara Teweh
Disdik Barito Utara Perkuat Koordinasi dan Pantau Sekolah Terdampak Kabut Asap
SURYA BAYA: PENGELOLA SPBU STOP MAIN BBM BERSUBSIDI! RAKYAT BARITO UTARA MENJERIT
Bupati Tekankan Pembangunan Daerah Harus Seimbang dengan  Pembangunan Mental Spiritual saat Barito Utara Bertabligh
Guru PAUD Semarakkan HUT ke-81 RI di Barito Utara, Bunda PAUD Dorong Guru Terus Berkarya
Partai Demokrat Barito Utara Tegaskan Komitmen Terus Berkarya untuk Masyarakat
Bupati Shalahuddin Ajak Masyarakat Barito Utara Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Hari Pramuka ke 65, Bupati Shalahuddin Tekankan Kontribusi Gerakan Pramuka dalam Pembangunan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Bupati Barito Utara Pimpin Gowes dan Senam Bersama di Car Free Day Muara Teweh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:17 WIB

SURYA BAYA: PENGELOLA SPBU STOP MAIN BBM BERSUBSIDI! RAKYAT BARITO UTARA MENJERIT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Bupati Tekankan Pembangunan Daerah Harus Seimbang dengan  Pembangunan Mental Spiritual saat Barito Utara Bertabligh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Guru PAUD Semarakkan HUT ke-81 RI di Barito Utara, Bunda PAUD Dorong Guru Terus Berkarya

Berita Terbaru